Kideco Mendulang Prestasi di Good Mining Practice Award 2023

PT Kideco Jaya Agung (Kideco) sekali lagi membuktikan komitmennya dalam menjalankan praktik pertambangan yang baik dengan meraih sejumlah penghargaan dalam Good Mining Practice Award 2023. Penghargaan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, dan acara penganugerahan berlangsung pada Jumat (29/9) di Hotel Bidakara Jakarta.
Kideco berhasil meraih apresiasi tertinggi dengan peringkat Aditama untuk kategori Pengelolaan Teknis Pertambangan Batubara. Mereka juga meraih tropi Aditama sebagai nilai tertinggi untuk kategori Aspek Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan Batubara. Prestasi ini bukan hanya itu, Kideco juga memenangkan peringkat Utama untuk Aspek Usaha Jasa Pertambangan Batubara dan Aspek Konservasi Batubara.
Dalam kompetisi ini, sebanyak 394 badan usaha pertambangan dan pemegang Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP) ikut serta dalam penilaian apresiasi ini. Kemenangan ini menjadi bukti konkret dari komitmen Kideco untuk menjalankan praktik pertambangan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Baca Juga: DPRD Provinsi Kalimantan Timur Sambut Hasil Reses Masyarakat dalam Rapat Paripurna Ke-37
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, menyampaikan apresiasinya terhadap perusahaan-perusahaan yang menerapkan praktik pertambangan yang baik. Dia menekankan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari pembinaan dan pengawasan yang ketat yang dilakukan oleh Kementerian ESDM terhadap perusahaan pertambangan.
Selain itu, Arifin Tasrif juga mengajak perusahaan pertambangan untuk menghadapi tantangan global saat ini, termasuk tuntutan akan transparansi, keberlanjutan, dan akuntabilitas, serta dampak lingkungan yang berkaitan dengan perubahan iklim.
Direktur Utama PT Kideco Jaya Agung, M. Kurnia Ariawan, menyambut penghargaan ini dengan rasa bangga. Dia menyatakan bahwa penghargaan ini menegaskan komitmen Kideco terhadap lingkungan dan masyarakat Indonesia. Kideco berjanji akan terus berinovasi dan memperkuat aspek ESG (Environment, Social, and Governance) dalam setiap aspek bisnis operasional perusahaan.
Kurnia menambahkan bahwa Kementerian ESDM memberikan apresiasi ini dengan harapan bahwa ini dapat memperbaiki iklim investasi dan tata kelola industri pertambangan yang semakin baik di Indonesia. Industri pertambangan batu bara diharapkan dapat beroperasi dengan efektif, efisien, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
Sebagai informasi tambahan, PT. Kideco Jaya Agung adalah perusahaan pertambangan batubara yang berdiri sejak tahun 1982 dan memiliki Izin Usaha Pertambangan Khusus. Kegiatan pertambangan Kideco berlokasi di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur, dan telah berkontribusi signifikan dalam pasokan energi di Indonesia. Produksi komersial Kideco dimulai pada tahun 1993 dengan jumlah produksi kumulatif mencapai 604 juta ton pada tahun 2022. Kideco berperan penting dalam pengelolaan sumber daya alam dan pasokan energi di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









