Kaltim

Integrasi Data, Kunci Sukses Pembangunan

Ragil Anggriani | 15 September 2023, 05:34 WIB
Integrasi Data, Kunci Sukses Pembangunan

Di Era Revolusi Industri 4.0 saat ini ada banyak tantangan, terutama bagi para penyedia data statistik.

Semua komponen, baik instansi pemerintah, akademisi, dan masyarakat, memiliki peran penting dalam proses penyediaan data statistik.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei Badan Pusat Statistik, Sarpono saat jadi pembicara pada Seminar Statistik Sektoral, di Hotel Novotel, Kamis (14/9).

Baca Juga: Penerapan Satu Data Statistik Sektoral untuk Peningkatan Tata Kelola Data Pemerintahan

Sarpono, menjelaskan terjadi revolusi data yang luar biasa dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, terutama dalam hal big data.

Dengan teknologi yang luar biasa ini, muncul aspek lapangan usaha baru yang sebelumnya belum ada.

"Ini adalah masa yang menarik, terutama dengan aktifnya generasi milenial dalam berbagai aspek kehidupan,"terangnya.

Dalam konteks ini, tantangan terkait revolusi data menjadi semakin krusial, termasuk peran instansi pemerintah seperti Dinas Komunikasi dan Informatika yang bertanggung jawab sebagai produsen dan pengelola data.

Peningkatan literasi masyarakat sangat penting agar data dapat dimanfaatkan secara tepat dan relevan.

Baca Juga: Silahturahmi Penuh Kasih Sayang Bersama Masyarakat Kutai Barat, Isran Ungkap Kepeduliannya : I Love You Full !

Permintaan akan data untuk pembangunan terus meningkat, sehingga data harus bersifat adaptif, tepat waktu, mendetail, dan relevan.

Penting untuk memastikan bahwa manfaat data dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan dimensi data yang digunakan.

Mengingat banyaknya data yang tersedia dan kebutuhan yang semakin mendesak di berbagai lapisan masyarakat, diperlukan upaya untuk mengintegrasikan data yang tersebar dari berbagai kementerian, lembaga, dan produsen data yang berbeda. (KK)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.