Kaltim

Survei APJII Ungkap Fakta Mengejutkan: Kesehatan dan Olahraga Mendominasi Konten Internet Warganet Kaltim di Tahun 2024!

Ragil Anggriani | 4 April 2024, 12:49 WIB
Survei APJII Ungkap Fakta Mengejutkan: Kesehatan dan Olahraga Mendominasi Konten Internet Warganet Kaltim di Tahun 2024!

Dari hasil Survei Penetrasi Internet 2024 yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), terkuak fakta mengejutkan yang menggambarkan perilaku warganet Kaltim dalam mengakses konten internet. Informasi-informasi terkait kesehatan dan olahraga ternyata menjadi konten paling diminati, menyusul politik sosial, hukum, dan HAM.

Menurut survei tersebut, persentase pengguna internet Kaltim yang mengakses konten kesehatan mencapai 42.86 persen, sementara yang mengakses konten olahraga sebesar 31.02 persen. Hal ini menunjukkan bahwa warganet Kaltim memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya menjaga kesehatan dan gaya hidup aktif.

Sekretaris APJII Pusat, Zulfadly Syam, menyatakan bahwa hasil survei tersebut menunjukkan perbedaan yang mencolok dengan perilaku pengguna internet di daerah lain, di mana biasanya infotainment dan gossip menjadi konten yang paling diminati.

Baca Juga: Pemprov Kaltim Gelar Rapim Strategis di Bulan Ramadan: Kinerja Positif dan Persiapan Gemilang Menyambut Lebaran 2024!

"Hasil ini positif, karena menunjukkan bahwa warganet Kaltim lebih memilih konten yang memberikan manfaat positif bagi kesehatan dan kebugaran fisik mereka," ungkap Zulfadly Syam.

Selain kesehatan dan olahraga, survei juga mencatat bahwa konten ekonomi, keuangan, bisnis, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), budaya, pariwisata, serta informasi mancanegara juga banyak diakses oleh warganet Kaltim.

Sementara itu, konten hiburan seperti video, musik, dan game online juga tetap populer di antara warganet Kaltim.

Muhammad Faisal, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, menyambut baik hasil survei tersebut. Menurutnya, tingkat penetrasi internet yang tinggi di Kaltim menunjukkan bahwa masyarakat telah terliterasi dengan baik dalam penggunaan internet.

"Hasil survei ini menunjukkan bahwa pemahaman literasi digital di Kaltim sudah baik. Warganet Kaltim menampilkan citra positif dengan memilih konten yang bermanfaat dan mendidik," jelas Muhammad Faisal.

Survei ini mengungkapkan fenomena menarik di era digital, di mana warganet Kaltim memilih konten yang memberikan nilai tambah bagi kehidupan mereka, mengindikasikan pergeseran pola perilaku digital yang lebih sehat dan produktif.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.