Kaltim

Tujuh Stan di Atrium Ludes, Mal Ditutup Sementara

Ragil Anggriani | 5 Juni 2025, 06:13 WIB
Tujuh Stan di Atrium Ludes, Mal Ditutup Sementara

Samarinda, Kaltim.Akurat.co – Insiden kebakaran kembali mengejutkan warga Kalimantan Timur. Big Mall Samarinda, salah satu pusat perbelanjaan terbesar dan paling ramai di Kota Samarinda, dilanda kebakaran hebat yang terjadi pada Rabu dini hari, 4 Juni 2025. Kebakaran melalap tujuh stan di area atrium mal, menyebabkan kerusakan signifikan dan mendorong pihak manajemen untuk menghentikan sementara operasional mal demi keselamatan bersama.

Meski tidak ada korban jiwa, tujuh orang dilaporkan mengalami sesak napas akibat menghirup asap tebal dan harus segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Menurut Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda, Teguh Setiawardana, kejadian bermula pada Selasa (3/6) pukul 00.16 WITA. Tim Disdamkar menerima laporan melalui pusat komunikasi internal dan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian.

“Kami mendapatkan informasi pukul 00.16 WITA melalui pusat komunikasi Dinas Pemadam Kebakaran. Tim langsung meluncur dan berupaya melakukan pemadaman dan penyelamatan seefektif mungkin,” ungkap Teguh, Selasa malam.

Baca Juga: Bangga! Tim Brimob Polda Kaltim Sabet Juara 1 Nasional di Brimob Challenge 2025, Ini Kata Dansat Kombes Pol Andy Rifai

Sebanyak 13 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi dengan puluhan petugas untuk mengendalikan kobaran api yang cukup besar dan cepat menjalar, terutama karena area atrium dikelilingi material mudah terbakar.

Dalam waktu kurang dari dua jam, api berhasil dipadamkan meskipun asap tebal masih menyelimuti sebagian area mal hingga pagi. Proses evakuasi dilakukan dengan sigap, mencegah terjadinya korban jiwa meskipun tujuh orang, termasuk petugas keamanan dan penjaga stan, harus mendapat perawatan akibat gangguan pernapasan.

Pihak Disdamkar Samarinda memastikan bahwa tidak ada korban dalam kondisi kritis. Seluruh korban segera ditangani oleh tim medis dari rumah sakit terdekat.

Sebagai langkah antisipatif dan preventif, manajemen Big Mall Samarinda mengumumkan bahwa seluruh kegiatan operasional mal akan dihentikan sementara waktu. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan pengunjung dan pegawai, serta memberi ruang bagi pihak berwenang melakukan investigasi menyeluruh terhadap penyebab kebakaran dan pengecekan struktur bangunan.

Baca Juga: Waspada Hujan Ringan! Ini Prakiraan Cuaca Kaltim Hari Ini: Samarinda, Balikpapan, IKN dan Sekitarnya

“Kami berkomitmen menjaga keselamatan semua pihak. Untuk itu, kami memutuskan menutup sementara Big Mall hingga hasil pengecekan struktur bangunan selesai dan kondisi benar-benar aman,” demikian keterangan tertulis dari pihak manajemen mal.

Pihak kepolisian bersama tim forensik kebakaran juga tengah mengusut dugaan penyebab kebakaran, yang diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu stan. Namun, penyelidikan resmi masih berlangsung hingga berita ini diturunkan.

Big Mall Samarinda dikenal sebagai ikon gaya hidup dan pusat hiburan modern di Kalimantan Timur, menjadi destinasi utama warga Samarinda, Kutai Kartanegara, dan sekitarnya. Kebakaran ini menjadi pukulan berat bagi para pelaku usaha ritel yang menggantungkan hidupnya di lokasi tersebut, termasuk UMKM yang menempati stan-stan kecil di area atrium.

Dampak ekonomi akibat kebakaran ini diperkirakan cukup signifikan, mengingat tingkat kunjungan harian Big Mall yang tinggi serta peran strategisnya dalam menopang ekonomi ritel Samarinda.

Kejadian kebakaran di Big Mall Samarinda menjadi pengingat pentingnya sistem keamanan kebakaran di pusat perbelanjaan besar. Respons cepat dari Disdamkar Samarinda patut diapresiasi karena berhasil mencegah korban jiwa dalam musibah ini.

Baca Juga: PEP Tanjung Field Gelar Aksi Bersih Lingkungan Dukung GEMA JALIN SmaRT: Kolaborasi Nyata Jaga Bumi Tabalong

Untuk saat ini, warga Samarinda diminta untuk bersabar menunggu pengumuman resmi terkait pembukaan kembali Big Mall, sambil memastikan keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.