Kaltim

Reklamasi Luas di Pelabuhan Semayang Balikpapan Akan Dimulai Tahun Ini

Ragil Anggriani | 16 Januari 2024, 08:45 WIB
Reklamasi Luas di Pelabuhan Semayang Balikpapan Akan Dimulai Tahun Ini

Selasa, 16 Januari 2024 - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Persero Cabang Balikpapan siap menggelar rencana reklamasi besar-besaran di Pelabuhan Semayang, yang telah direncanakan sejak 2014. Dengan luas areal laut yang akan direklamasi mencapai 2 hektare, proyek ini akan membentang dari terminal parkir truk Pelabuhan Semayang hingga Pulau Tukung, kawasan Pantai Melawai, Balikpapan.

Suhadi Hamid, General Manager PT Pelindo Cabang Balikpapan, mengumumkan bahwa setelah mendapatkan restu dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), pihaknya akan segera memulai rencana perluasan Pelabuhan Semayang. Dokumen rencana induk pelabuhan (RIP) yang disusun oleh perusahaan telah disetujui, dan fokus selanjutnya akan ditujukan pada penyusunan dokumen analisis dampak lingkungan (amdal).

"Tahun ini, kami akan mengurus perizinan dan kemudian mengajukan investasi untuk pembiayaan secara keseluruhan. Setelah reklamasi ini selesai, barulah kami bisa 'bernapas'," ungkap Suhadi Hamid.

Baca Juga: Mengintip Misteri Kalimantan Timur: Pesona Mitos dan Legenda yang Menghiasi Bumi Kenyalang

Setelah tahap reklamasi, PT Pelindo Balikpapan merencanakan perluasan dermaga hingga 100–150 meter persegi. Dermaga baru ini akan difokuskan pada pelayanan penumpang, sementara kargo akan dialihkan ke area reklamasi, memungkinkan pemisahan zonasi yang lebih baik di Pelabuhan Semayang.

Berdasarkan penelitian dari Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Brawijaya yang dipublikasikan pada Juli 2023, tingginya pelayaran di Pelabuhan Semayang menyebabkan tingkat penggunaan dermaga yang tinggi. Oleh karena itu, proyek reklamasi dan perluasan dermaga dianggap sebagai langkah strategis untuk mengakomodasi kebutuhan pelayaran yang terus meningkat.

Pelabuhan Semayang Balikpapan bukan hanya salah satu pelabuhan tersibuk di Kalimantan Timur, tetapi juga menjadi infrastruktur pendukung transportasi laut Ibu Kota Nusantara (IKN). Dengan luas 30,35 hektare, pelabuhan ini telah melayani pelayaran angkutan penumpang, kargo umum, dan peti kemas ke daerah barat dan timur Indonesia sejak didirikan pada 1970.

Baca Juga: KPU Kaltim Rilis Laporan Awal Dana Kampanye: Parpol dan Caleg DPD RI Habiskan Rp10,1 Miliar

Menurut Suhadi, perluasan dermaga akan memprioritaskan bangunan terminal untuk penumpang. "Kargo akan dialihkan ke area reklamasi, sehingga ada pemisahan zonasi Pelabuhan Semayang. Khusus untuk pelabuhan penumpang dan Pulau Tukung khusus untuk kargo," katanya.

Meskipun proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelayanan, beberapa aspek infrastruktur pelabuhan, termasuk gudang, perlu mendapatkan perbaikan fisik. Dengan peningkatan operasional dan penanganan masalah fisik, Pelabuhan Semayang Balikpapan berharap dapat memenuhi tuntutan pelayaran yang semakin tinggi dan memastikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna jasa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.