Kaltim

Meningkatkan Perlindungan Data: Berau Siap Bentuk Tim Respons Keamanan Siber

Ragil Anggriani | 27 Desember 2023, 21:17 WIB
Meningkatkan Perlindungan Data: Berau Siap Bentuk Tim Respons Keamanan Siber

Pemkab Berau, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), telah melangkah maju dalam upaya menjaga keamanan data dan informasi dari ancaman siber. Pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) menjadi langkah utama guna menangani insiden keamanan siber yang semakin meningkat di lingkungan pemerintahan.

Muhammad Saleh, Kepala Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo Berau, memimpin rombongan dalam koordinasi dengan Diskominfo Provinsi Kaltim yang telah memulai pembentukan CSIRT. Saleh menyatakan pentingnya pembentukan tim ini dalam upaya menghadapi tantangan keamanan digital yang semakin kompleks, terutama di era kemajuan teknologi yang memperluas celah keamanan.

"Keamanan digital sangat vital bagi kami, terutama dalam mengelola pelayanan publik. Kunjungan ke Diskominfo Kaltim adalah langkah awal kami untuk mempersiapkan CSIRT di Berau, kami membutuhkan bimbingan dan pendampingan dalam proses ini," ungkap Saleh.

Sandiman, Ahli Muda Diskominfo Kaltim, Agus Eko Santoso, menjelaskan bahwa di tahun 2024 ada rencana sosialisasi pembentukan CSIRT di 10 Kabupaten/Kota di Kaltim. Hal ini sejalan dengan target 34 Provinsi yang harus membentuk CSIRT sebagai keharusan di setiap wilayah.

Bagas, sapaan akrab Agus Eko Santoso, menekankan pentingnya memperkuat sistem manajemen sebelum membentuk CSIRT. Menurutnya, struktur CSIRT seharusnya terbentuk berdasarkan kebutuhan layanan dan keahlian staf yang ada. Bagas mengingatkan bahwa sebuah CSIRT yang dibentuk tanpa manajemen yang kuat akan berdampak sia-sia.

"Prioritas kita sebelum membentuk CSIRT adalah memperbaiki manajemen. CSIRT yang dibentuk tanpa manajemen yang kuat hanya akan menjadi kegagalan. Persiapkan manajemen dengan matang sebelum membentuk CSIRT," pesannya.

CSIRT merupakan organisasi yang bertugas menerima dan meninjau laporan serta aktivitas keamanan siber. Tim ini memiliki tanggung jawab melindungi data dan sistem dari insiden keamanan siber serta merespons dengan cepat dan efektif terhadap serangan siber yang terjadi. Langkah ini menegaskan komitmen Berau dalam menghadapi tantangan keamanan siber dengan pendekatan yang terencana dan terstruktur.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.