Kaltim

Coaching Metadata Statistik Sektoral Tahap I 2025 Diskominfo Kaltim Masuki Hari Kedua: Perkuat Kualitas Data dan Statistik Daerah

Ragil Anggriani | 27 Mei 2025, 18:48 WIB
Coaching Metadata Statistik Sektoral Tahap I 2025 Diskominfo Kaltim Masuki Hari Kedua: Perkuat Kualitas Data dan Statistik Daerah

Samarinda, 27 Mei 2025 – Kegiatan Coaching Metadata Statistik Sektoral Tahap I Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur memasuki hari kedua dengan semangat dan antusiasme tinggi dari para peserta. Agenda yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai instansi pemerintah daerah di Kaltim, Selasa (27/5/2025).

Hari kedua pelatihan ini difokuskan pada peningkatan pemahaman teknis mengenai penyusunan metadata statistik sektoral, yang menjadi bagian integral dalam pengembangan sistem statistik sektoral daerah yang kredibel dan terintegrasi.


BPS Kaltim Tekankan Pentingnya Penjaminan Kualitas Data Statistik

Materi utama hari kedua disampaikan oleh Statistisi Ahli Madya dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur, Nurul Istiqomah, yang memaparkan secara rinci tentang penjaminan kualitas (quality assurance) dalam proses pengelolaan data statistik sektoral.

“Proses ini mencakup berbagai tahap, mulai dari identifikasi kebutuhan data, pengumpulan, pengolahan, hingga diseminasi data kepada publik,” jelas Nurul dalam presentasinya.

Ia menekankan bahwa tanpa penjaminan mutu yang baik, informasi statistik dapat kehilangan nilai, bahkan berpotensi menyesatkan dalam proses pengambilan kebijakan publik.


Enam Dimensi Mutu Data Statistik yang Wajib Dipenuhi

Dalam konteks Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS), Nurul menyebutkan bahwa pengukuran kualitas data harus mengacu pada enam dimensi utama, yaitu:

  1. Relevansi – Sejauh mana data sesuai dengan kebutuhan pengguna.

  2. Akurasi – Tingkat kesalahan atau ketidakakuratan data seminimal mungkin.

  3. Ketepatan Waktu – Data harus tersedia saat dibutuhkan.

  4. Konsistensi – Data harus seragam dalam definisi dan metode.

  5. Aksesibilitas – Kemudahan akses data bagi publik.

  6. Interpretabilitas – Data harus mudah dipahami dan ditafsirkan.

“Pemenuhan dimensi-dimensi ini sangat krusial untuk memastikan kualitas dan kepercayaan pengguna terhadap data statistik pemerintah,” ujar Nurul.


Sesi Interaktif dan Evaluasi Kegiatan: Komitmen Menuju Statistik Berkualitas

Kegiatan hari kedua ditutup dengan sesi tanya jawab terbuka dan evaluasi interaktif untuk menampung masukan, kendala, serta ide dari para peserta yang berasal dari OPD se-Kalimantan Timur. Suasana diskusi berlangsung aktif dan konstruktif, menandakan tingginya antusiasme peserta terhadap peningkatan kualitas tata kelola data statistik di instansi masing-masing.


Diskominfo Kaltim Dorong Sinergi Data Menuju Pemerintahan Berbasis Data

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur melalui tim penyelenggara menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Diskominfo Kaltim untuk membangun ekosistem statistik sektoral yang terstandar, terintegrasi, dan berbasis teknologi informasi.

“Metadata adalah pondasi dari sistem statistik sektoral yang andal. Jika data adalah bahan bakar, maka metadata adalah peta yang menuntun ke tujuan. Maka dari itu, penyusunan metadata harus menjadi prioritas dalam setiap penyelenggaraan statistik,” tegas panitia pelaksana.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.