Langkah Menuju Pengelolaan Arsip yang Lebih Baik

Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengembangkan upaya pengelolaan arsip yang lebih baik dengan harapan untuk memiliki lebih banyak arsiparis yang berkualitas. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kukar, Hj Aji Lina Rodiah, bersama beberapa pejabat lainnya, telah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Badung, Provinsi Bali, untuk mempelajari pengelolaan arsip yang efektif. Hasil dari kunjungan tersebut menunjukkan betapa pentingnya memiliki arsiparis yang kompeten di Kukar.
Kabupaten Badung, yang menduduki peringkat kedua secara nasional dalam pengelolaan arsip, memiliki banyak ASN yang berprofesi sebagai arsiparis. Kabupaten Badung telah menunjukkan bahwa memiliki banyak arsiparis yang berkualitas dapat menghasilkan pengelolaan arsip yang efisien. Oleh karena itu, Aji Lina Rodiah ingin memperkuat sumber daya manusia di bidang kearsipan di Kukar.
Selain mengoptimalkan ASN yang sudah ada di Diarpus, langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten Kukar juga memiliki arsiparis. Diarpus berencana bekerja sama dengan OPD untuk mengirimkan ASN mereka untuk mengikuti pelatihan Bimtek menjadi arsiparis.
Baca Juga: Antrean Pembelian BBM Pertalite di Balikpapan Menyebabkan Kendala Lalu Lintas
Seorang arsiparis adalah seseorang yang memiliki kompetensi di bidang kearsipan yang diperoleh melalui pendidikan formal atau pelatihan khusus. Mereka memiliki tanggung jawab untuk melakukan pengelolaan arsip, baik sebagai pegawai negeri atau karyawan swasta. Dengan demikian, memiliki arsiparis yang berkualitas merupakan investasi penting dalam pengelolaan arsip yang efisien.
Ketidakcukupan arsiparis di Kukar adalah tantangan yang perlu diatasi. Saat ini, hanya ada dua arsiparis murni di Kukar, dan beberapa lainnya adalah arsiparis penyetaraan. Oleh karena itu, setiap OPD diharapkan memiliki minimal dua arsiparis. Dengan peningkatan jumlah arsiparis yang berkualitas, pengelolaan arsip di Kukar akan menjadi lebih efisien dan terorganisir.
Kualitas seorang arsiparis tidak hanya tercermin dalam pengetahuan teknisnya, tetapi juga dalam karakternya. Mereka harus memiliki pribadi yang kuat, integritas yang tinggi, dan rasa tanggung jawab yang kuat. Hal ini karena arsiparis memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga dan memelihara arsip untuk kepentingan generasi sekarang dan masa yang akan datang.
Dengan upaya Diarpus dan OPD di Kukar untuk meningkatkan jumlah dan kualitas arsiparis, pengelolaan arsip di daerah tersebut diharapkan dapat menjadi lebih efisien, terorganisir, dan berkualitas. Penekanan pada pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia dalam bidang kearsipan adalah langkah positif menuju masa depan yang lebih baik dalam pengelolaan arsip di Kutai Kartanegara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









