Kaltim

Pj Gubernur Kaltim Memastikan Stok Beras Aman

Ragil Anggriani | 30 Oktober 2023, 08:22 WIB
Pj Gubernur Kaltim Memastikan Stok Beras Aman

Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Dr. Akmal Malik, memastikan bahwa stok beras di Kalimantan Timur (Kaltim) aman. Pernyataan ini disampaikan setelah Pj Gubernur Akmal Malik melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan stok beras di Gudang Perum Bulog Samarinda, Sabtu (28/10/2023) siang.

"Alhamdulillah setelah kita cek di lapangan, kita lihat sendiri kan tadi, stok beras kita aman sampai Februari 2024. Jadi masyarakat tidak perlu kuatir," kata Akmal Malik saat berbicara dengan awak media dalam wawancara doorstop.

Kenaikan harga beras di pasaran, yang disebabkan oleh penurunan jumlah produksi akibat musim kemarau, telah menjadi perhatian. Namun, Akmal memastikan bahwa peningkatan harga tidak akan signifikan. Pemerintah Provinsi Kaltim, bersama instansi terkait, akan melakukan intervensi di pasar dan memastikan stok beras tersedia di pasaran.

Baca Juga: KIM Muara Pelangi: Memperkenalkan Pesona Hulu Sungai Mahakam dan Potensi Lokal Daerah ke Kancah Nasional

"Jadi kita pastikan tidak ada kelangkaan. Itu akan menekan harga. Kita intervensi distribusinya ke kontributor dan mitra-mitra Bulog. Pastikan stok aman sampai di masyarakat," ujar Dirjen Otda Kemendagri ini.

Saat ini, stok beras di Kaltim mencapai 1.500 ton. Jumlah ini dianggap cukup hingga Februari 2024. Selain beras, Akmal juga mengonfirmasi bahwa stok gula dan daging beku tersedia dengan aman menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Sebelumnya, Akmal juga melakukan pemantauan harga pangan pokok di Pasar Segiri Samarinda. Ia mengakui bahwa beberapa komoditas pangan mengalami kenaikan harga, terutama cabai. Hal ini disebabkan oleh ketergantungan daerah ini pada pasokan dari daerah lain seperti Jawa dan Sulawesi. Oleh karena itu, Akmal mendorong untuk mengembangkan sentra-sentra pangan lokal sebagai upaya mencapai kemandirian pangan daerah.

Baca Juga: Generasi Muda Diajak Berperan dalam Mengelola Aset Daerah

Pemerintah Provinsi Kaltim saat ini berfokus pada pengembangan sentra pangan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk meningkatkan kemandirian pangan di daerah tersebut.

Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim, Sri Wahyuni, Asisten II, Ujang Rachmad, Deputi Kepala Perwakilan BI Kaltim, Hendik Sudaryanto, Kepala Cabang Perum Bulog Samarinda, Maradona Singal, Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, serta sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Kaltim.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.