Kaltim

Erau Adat Pelas Benua 2023: Sebuah Perayaan Berakhir yang Penuh Makna.

Ragil Anggriani | 2 Oktober 2023, 16:35 WIB
Erau Adat Pelas Benua 2023: Sebuah Perayaan Berakhir yang Penuh Makna.

Senin, tanggal 2 Oktober 2023, akan selalu dikenang sebagai hari di mana Erau Adat Pelas Benua Kutai Kartanegara 2023 ditutup dengan megah. Prosesi penutupan ini dihadiri oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, yang bersama-sama dengan tokoh-tokoh penting lainnya, memadati Keraton Museum Mulawarman Tenggarong.

Tidak ada momen yang lebih simbolis dalam penutupan Erau Adat Pelas Benua selain aksi merebahkan Tiang Ayu oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah. Bersama dengan Dandim 0906 KKR Letkol Inf Jefry Satria, Kadisdik Kukar Thauhid Afrillian Noor, dan perwakilan dari kerabat kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, mereka semua menyaksikan upacara bersejarah ini. Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura HAM Arifin, yang hadir sebagai saksi, juga memberikan tumpangan mata.

Baca Juga: Menuju Perpindahan Awal ke Ibu Kota Nusantara

Setelah tiba di saat yang penuh makna ini, upacara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Al Habib Hasim sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan Erau Adat Pelas Benua Kutai Kartanegara dari awal hingga akhir. Doa ini mencerminkan rasa terima kasih dan penghormatan terhadap tradisi dan budaya yang telah dijaga dengan baik selama perayaan ini.

“Kami sebagai ketua pelaksana Erau Adat Pelas Benua Kutai Kartanegara, dan mewakili Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura HAM Arifin beserta Bunda Ratu Sekar Asih, dan seluruh kerabat kesultanan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi dan jerih payah bapak ibu sekalian,” ujar Heriansyah gelar Pangeran Noto Negoro.

Mewakili Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura HAM Arifin, Pangeran Noto Negoro Heriansyah mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kukar, semua kerabat kesultanan, dan pihak panitia pelaksana yang telah berkontribusi dalam perayaan Erau Adat Pelas Benua Kutai Kartanegara ini. Ungkapannya yang penuh rasa terima kasih menggambarkan semangat kerja sama yang telah memungkinkan perayaan ini berjalan dengan baik.

Baca Juga: Edukasi Rupiah, BI sosialisasikan CBP di Bandara APT Pranoto.

Bupati Kukar, Edi Damansyah, menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang kuat antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kukar dan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Ia berharap kerja sama ini akan terus berlanjut dalam menjaga dan melestarikan adat, seni, dan budaya Kutai. Meskipun perayaan Erau pada tahun ini tidak melibatkan partisipan dari luar, keputusan ini adalah hasil pertimbangan dari para pelaku seni dan budaya di Kukar. Ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kukar dalam menjaga dan melestarikan tradisi seni dan budaya melalui program Kutai Kartanegara Kaya Festival (K3F).

“Ini adalah bagian dari komitmen kami Pemerintah Kabupaten Kukar untuk tetap menjaga dan melestarikan tradisi seni dan budaya yang ada di tanah Kutai Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujar Edi Damansyah Gelar Pangeran Adi Prawiro.

Artikel ini tidak hanya mencerminkan akhir dari perayaan Erau Adat Pelas Benua 2023 tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya dan tradisi. Semoga kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kukar dan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura akan terus berlanjut, sehingga generasi mendatang dapat terus mewarisi kekayaan seni dan budaya Kutai dengan bangga.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.