Kaltim

Wakil Bupati PPU Dilantik Jadi Ketua IPSI 2024–2028, Siap Bangkitkan Semangat Baru Pencak Silat di Kalimantan Timur

Ragil Anggriani | 5 Juni 2025, 06:53 WIB
Wakil Bupati PPU Dilantik Jadi Ketua IPSI 2024–2028, Siap Bangkitkan Semangat Baru Pencak Silat di Kalimantan Timur

Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, resmi dilantik sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten PPU untuk masa bakti 2024–2028 dalam sebuah acara meriah dan penuh semangat kebangsaan yang digelar di Aula Lantai I Masjid Agung Al-Ikhlas, Rabu sore (4/6/2025).

Pelantikan ini tak hanya menjadi seremoni formal, namun juga menjadi momentum penting dalam membangkitkan kembali semangat pencak silat sebagai warisan budaya bangsa di Bumi Benuo Taka. Dengan kehadiran puluhan pendekar dari berbagai perguruan silat, serta pengurus IPSI Kalimantan Timur, acara ini memancarkan aura persatuan dan optimisme baru bagi olahraga bela diri khas Indonesia ini.

Pelantikan Ketua dan Pengurus IPSI PPU dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II IPSI Kalimantan Timur, Muslimin, yang secara simbolis menyerahkan panji IPSI kepada Waris Muin sebagai bentuk kepercayaan penuh kepada kepemimpinannya.

Baca Juga: Kanwil Ditjenpas Kaltim Deklarasikan Perang Total Terhadap Narkoba dan Ponsel Ilegal di Lapas dan Rutan

“Sinergi antara IPSI dan pemerintahan daerah akan menjadi kekuatan besar dalam mencetak atlet pencak silat yang berkualitas. Kami melihat potensi besar dari pengurus baru ini untuk membawa IPSI PPU ke arah yang lebih maju dan profesional,” kata Muslimin dalam sambutannya.

Dalam sambutannya, Waris menyampaikan bahwa amanah sebagai Ketua IPSI bukan sekadar jabatan, melainkan bentuk tanggung jawab besar untuk mengembangkan dan menjaga eksistensi pencak silat sebagai budaya adiluhung bangsa Indonesia.

“Kami ingin menjadikan IPSI sebagai rumah besar bagi seluruh insan pencak silat di PPU, khususnya bagi generasi muda. Di tengah gempuran budaya luar, pencak silat harus tetap menjadi identitas kita,” tegas Waris.

Lebih lanjut, ia memaparkan tiga komitmen strategis yang akan diusung selama masa kepemimpinannya:

  • Peningkatan Pembinaan Atlet: Dari level akar rumput hingga nasional, pembinaan akan dilakukan secara berjenjang dan sistematis.
  • Pengembangan Sarana Latihan: Fasilitas pencak silat akan ditingkatkan agar atlet dapat berlatih secara optimal.
  • Sinergi dengan Pemda dan Masyarakat: Pelibatan perguruan silat, sekolah, hingga orang tua untuk menciptakan ekosistem pembinaan yang kuat dan berkelanjutan.

Baca Juga: 100 Hari Kepemimpinan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud: Apresiasi, Kritik, dan Harapan untuk Masa Depan Benua Etam

Acara pelantikan juga dirangkai dengan pembukaan Rapat Kerja Pengurus IPSI PPU yang bertujuan menyusun program-program prioritas ke depan. Salah satu fokus utama IPSI adalah mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) yang menjadi ajang pembuktian hasil pembinaan sejauh ini.

“POPDA adalah ujian pertama bagi kepengurusan kami. Kami akan all out menyiapkan atlet dari sekarang,” jelas Waris dengan penuh semangat.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan dari berbagai perguruan silat, tokoh masyarakat, pemuda, serta unsur Forkopimda. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan kuat terhadap kepemimpinan baru IPSI PPU.

Banyak pihak mengungkapkan harapannya agar pencak silat tidak hanya eksis dalam konteks olahraga, tapi juga sebagai pendidikan karakter bagi generasi muda PPU.

Dengan kepemimpinan Waris Muin, IPSI PPU diproyeksikan menjadi salah satu organisasi pencak silat paling progresif di Kalimantan Timur. Sinergi antara jabatan politiknya sebagai Wakil Bupati dan peran strategisnya di IPSI diharapkan dapat mempercepat realisasi program-program olahraga dan budaya.

“Pencak silat bukan hanya tentang tendangan dan pukulan. Ia adalah seni, nilai, dan warisan. Mari kita jaga dan besarkan bersama.”

Kaltim.Akurat.co akan terus memantau dan melaporkan setiap langkah positif yang diambil IPSI PPU dalam mengembangkan pencak silat sebagai identitas lokal dan prestasi nasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.