Kaltim

Harga Sembako Naik, Pemkot Siapkan Pasar Murah

Ragil Anggriani | 20 Februari 2025, 07:59 WIB
Harga Sembako Naik, Pemkot Siapkan Pasar Murah

Bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah tinggal menghitung hari. Warga Samarinda, Kalimantan Timur, mulai bersiap menyambut bulan penuh berkah ini dengan berbagai persiapan, mulai dari kebutuhan bahan pokok, keamanan, hingga kesiapan tempat ibadah.

Namun, seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang puasa, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional dan modern mengalami kenaikan. Beberapa komoditas yang mengalami lonjakan harga signifikan di antaranya beras, minyak goreng, gula pasir, serta daging ayam dan sapi.

Dari pantauan di Pasar Segiri, Pasar Pagi, dan beberapa pasar tradisional lainnya di Samarinda, harga beras premium naik dari Rp15.000 menjadi Rp17.500 per kilogram. Minyak goreng yang sebelumnya Rp14.000 per liter kini naik menjadi Rp17.000. Sementara itu, daging ayam yang semula Rp35.000 per kilogram kini menyentuh angka Rp40.000.

Baca Juga: Kaltim Sambut Pemimpin Baru Rudy Mas’ud dan Seno Aji Resmi Dilantik Besok oleh Presiden RI

Untuk menekan lonjakan harga, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Perdagangan akan menggelar operasi pasar murah di beberapa titik, terutama di daerah padat penduduk. Kepala Dinas Perdagangan Samarinda, Haryadi, mengungkapkan bahwa pasar murah ini akan berlangsung mulai pekan depan hingga awal Ramadhan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan distributor dan Bulog untuk menyiapkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat. Pasar murah ini akan digelar di berbagai kecamatan, terutama di wilayah yang membutuhkan," ujarnya.

Selain ketersediaan bahan pokok, Pemkot Samarinda juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Satpol PP untuk meningkatkan keamanan selama bulan puasa. Patroli akan diperketat di sejumlah titik rawan kriminalitas, seperti pasar malam dan area pertokoan.

Baca Juga: Kalimantan Timur Siap Sambut Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih: Rudy Mas'ud dan Seno Aji

Tak hanya itu, pengawasan terhadap tempat hiburan malam juga akan diperketat. Pemerintah berencana menutup sementara tempat hiburan malam selama Ramadhan untuk menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.

"Kami akan mengeluarkan surat edaran terkait jam operasional tempat hiburan, restoran, dan warung makan selama Ramadhan. Kami juga mengimbau pemilik usaha untuk menghormati umat Islam yang menjalankan ibadah puasa," ungkap Sekretaris Daerah Samarinda, Sugeng Chairuddin.

Di sisi lain, persiapan menyambut bulan suci juga dilakukan di berbagai masjid dan musala di Samarinda. Sejumlah pengurus masjid mulai melakukan pembersihan, pengecatan ulang, hingga pemasangan lampu-lampu hias. Masjid Raya Darussalam dan Masjid Islamic Center Samarinda menjadi dua lokasi utama yang diperkirakan akan ramai dikunjungi jamaah untuk tarawih dan ibadah lainnya.

Baca Juga: Janji Gubernur Terpilih Rudy Mas'ud dan Seno Aji dalam Tahap Pembahasan

Banyak warga juga mulai berburu perlengkapan ibadah, seperti sarung, mukena, dan sajadah. Pedagang di Pasar Ramadhan yang biasa berlokasi di Jalan Awang Long dan Jalan Juanda pun mulai menyiapkan dagangannya.

Dengan berbagai persiapan ini, Samarinda diharapkan bisa menyambut Ramadhan 1446 H dengan penuh kekhidmatan dan kebersamaan. Bagaimana dengan persiapan Ramadhan di daerahmu?

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.