Kaltim Siap Jadi Icon Kriyanusa 2024: Angkat Industri Kreatif Indonesia di Panggung Internasional!

Jakarta Convention Center (JCC) akan menjadi saksi dari gelaran megah Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2024 yang akan berlangsung dari 28 Agustus hingga 1 September 2024. Pameran ini bertujuan untuk menjaga keberlangsungan produksi kriya khas Indonesia serta meningkatkan pangsa pasar produk industri kreatif dalam dan luar negeri.
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalimantan Timur (Kaltim) mempersiapkan gelaran tahunan ini dalam sebuah rapat di Ruang Rapat Lempok Dinas Perindagkop & UKM, Jalan MT Haryono, Jumat, 14 Juni 2024. Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Harian Dekranasda Kaltim, Heny Purwaningsih dan dihadiri oleh Pj Ketua Dekranasda Kaltim, Yulia Zubir Akmal, melalui virtual.
"Ini pengalaman pertama menjadi Icon pada Kriyanusa, jadi kami perlu mendapat masukan dari Dekranas pusat," ungkap Heny saat membuka rapat. Dengan tema "Perajin Muda Melestarikan Warisan Budaya," acara ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan semangat para pelaku industri kreatif kriya.
Pj Ketua Dekranasda Kaltim, Yulia Akmal, menegaskan, tujuan utama diselenggarakannya pameran Kriyanusa adalah mempromosikan hasil kerajinan dari seluruh Indonesia. Strategi ini dalam rangka meningkatkan target pasar terhadap kerajinan daerah. Dalam acara tersebut, Badong Tencep, Sarung Samarinda, dan Tenun Doyo akan menjadi seragam yang dikenakan oleh ibu negara Iriana Joko Widodo. Heny kembali menekankan kesiapan Kaltim.
"Kaltim siap menjadi Icon pada Kriyanusa 2024. Kami sudah berkoordinasi dengan Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik dan prinsipnya Kaltim siap," imbuhnya.
Event ini juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai perangkat daerah seperti Dinas Kominfo, Dinas Pariwisata, BRIDA, BAPENDA, serta Kabupaten/Kota se-Kaltim. Ketua panitia Kriyanusa, Yantie Isfandiary Airlangga Hartarto, melalui zoom menjelaskan, semua Dekranasda akan menampilkan perajin muda yang produknya bagus dan sudah dikurasi, begitu juga Kaltim yang akan menjadi icon.
Ia mengharapkan Provinsi Kalimantan Timur dapat menyiapkan lebih awal produk yang akan ditampilkan, seperti tarian, edukasi, dan fashion show.
Rakornas Pengendalian Inflasi 2024 yang mengusung tema "Pengamanan Produksi dan Peningkatan Efisiensi Rantai Pasok untuk Mendukung Stabilitas Harga" juga menjadi bagian dari agenda Kriyanusa. Dalam konteks ini, Kaltim berkomitmen untuk menunjukkan keunggulan produk lokalnya dan memastikan bahwa acara tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga tempat untuk belajar dan bertukar ide tentang bagaimana industri kerajinan dapat terus berkembang dan berkontribusi pada ekonomi nasional.
Dengan tema "Perajin Muda Melestarikan Warisan Budaya," Kriyanusa 2024 diharapkan dapat menjadi platform yang menginspirasi generasi muda untuk terus melestarikan dan mengembangkan warisan budaya Indonesia melalui kerajinan tangan. Heny dan Yulia berharap pameran ini dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap produk lokal, sekaligus membuka peluang pasar baru bagi perajin muda.
Penghargaan yang diterima oleh TPID Kukar, misalnya, adalah bukti nyata dari upaya keras dalam mengendalikan inflasi yang bisa menjadi inspirasi bagi pelaku industri kreatif lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk mereka. Melalui kolaborasi lintas instansi dan dukungan dari pemerintah pusat, Kaltim bertekad untuk menjadikan Kriyanusa 2024 sebagai tonggak penting dalam sejarah industri kerajinan Indonesia.
Henyi mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama para pelaku industri kreatif, untuk aktif berpartisipasi dan memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. "Mari kita tunjukkan bahwa Kaltim siap menjadi icon yang menginspirasi dan membawa perubahan positif bagi industri kerajinan Indonesia," tutup Heny dengan semangat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









