Kaltim

Anies Baswedan Janjikan Perubahan: Samarinda Target Menjadi Salah Satu dari 40 Kota Maju Sejajar Jakarta

Ragil Anggriani | 11 Januari 2024, 21:49 WIB
Anies Baswedan Janjikan Perubahan: Samarinda Target Menjadi Salah Satu dari 40 Kota Maju Sejajar Jakarta

 

Samarinda, 11 Januari 2024 - Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, mengunjungi Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, untuk menyampaikan visinya dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di Indonesia. Dalam pertemuannya dengan masyarakat Samarinda pada Kamis, Anies berkomitmen untuk menjadikan kota tersebut sebagai salah satu dari 40 kota maju yang setara dengan Jakarta.

"Hari ini saya berkesempatan menyapa masyarakat Samarinda dan juga mengemukakan gagasan untuk melakukan pemerataan pembangunan," kata Anies.

Anies Baswedan menegaskan bahwa pemerataan pembangunan tidak hanya berarti menginvestasikan pembangunan di satu kota, tetapi juga mendorong 40 kota di seluruh Indonesia untuk berkembang sejajar dengan ibu kota. Dalam konteks Kalimantan Timur, Anies menunjuk Samarinda sebagai kandidat utama yang akan diusung.

Baca Juga: Sensasi Nasi Goreng Ala Bapak-Bapak Pemprov: Lomba Memasak Pecahkan Stereotip Gender di Pesta Rakyat Kaltim

"Pemerataan pembangunan, bukan saja satu kota diinvestasikan dibangun, tapi kami dorong untuk bisa membangun 40 kota setara ibu kota Indonesia. Nah, di Kalimantan Timur, salah satu yang diusung kota Samarinda," ujar Anies.

Anies menambahkan bahwa infrastruktur dasar seperti air bersih, pengendalian banjir, dan pengelolaan sampah akan menjadi prioritas utama dalam pembangunan Samarinda jika ia terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia.

"Di sini sering terjadi luapan air sungai yang luar biasa, Sungai Mahakam, yang menimbulkan banjir yang sangat membebani," tuturnya.

Terlebih lagi, Anies menekankan bahwa sistem pengelolaan sampah dan infrastruktur dasar kota Samarinda akan mendapatkan bantuan agar dapat ditingkatkan, sehingga Samarinda dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi yang berkembang di Kalimantan Timur.

Baca Juga: Darurat Karhutla di Kalimantan Timur: BMKG Deteksi 95 Titik Panas, Masyarakat Diminta Waspada

Anies mengaku memiliki kenangan tersendiri dengan Samarinda, terutama ketika ia masih menjadi mahasiswa dan mengadakan pelatihan dengan anak-anak muda Kalimantan Timur.

"Ketika saya sampai ke Samarinda, mengingatkan saya tahun 1994, saat menggelar kegiatan pelatihan. Pesertanya ada yang datang empat hari lamanya untuk sampai ke lokasi ini," kenangnya.

Anies mengatakan bahwa melihat ketimpangan langsung dari dekat, termasuk kondisi kesehatan anak-anak yang tidak baik, membuatnya bertekad untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Kita tidak ingin ketimpangan itu dibiarkan terus-menerus, kita melihat ini harus diselesaikan," katanya.

Anies kembali ke Samarinda untuk mengajak warga Kalimantan Timur untuk bersama-sama melakukan perubahan, sehingga ketimpangan dapat diselesaikan. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengenakan kaos bertuliskan "tak ada harta pusaka yang sama berharganya dengan kejujuran," yang merupakan kutipan dari salah satu tokoh proklamator Indonesia, Bung Hatta.

"Saya sengaja pakai kaos ini, karena saya ingin mengingatkan kita semua bahwa kejujuran itu adalah harta yang paling berharga, dan kita harus menjaga kejujuran itu dalam berpolitik, dalam berbangsa, dan dalam bernegara," ungkapnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.