Terbangunnya Destinasi Wisata Unggulan Balikpapan, Kunjungan Naik 30% saat Libur Nataru

Pantai Manggar di Balikpapan telah menjadi magnet bagi wisatawan selama liburan Natal dan Tahun Baru tahun ini. Dengan keindahan alamnya dan beragam fasilitas rekreasi, pantai ini berhasil mencatat peningkatan kunjungan hingga 30 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Ratih Kusuma, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Balikpapan, mengungkapkan bahwa pantai ini menjadi pilihan utama bagi pengunjung dari berbagai usia, termasuk wisatawan dari luar Balikpapan, yang ingin merayakan akhir tahun di tempat yang indah.
"Dari 24 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024, kami mencatat 13.540 kunjungan dengan pendapatan mencapai Rp 154.735.000," ujarnya.
Baca Juga: Peringatan Hari Amal Bhakti ke-78 Kementerian Agama: Pengabdian untuk Keharmonisan Bangsa
Kunjungan harian rata-rata mencapai 5-6 ribu pengunjung, dengan puncak tertinggi dicapai pada 1 Januari. Peningkatan signifikan ini diakui sebagai hasil optimalisasi fasilitas di Pantai Manggar, termasuk wisma, atraksi pertunjukan, jetski, banana boat, dan kegiatan menunggang kuda, yang semuanya berhasil menarik minat para pengunjung.
Selain itu, Ratih Kusuma memiliki rencana untuk mengembangkan fasilitas, seperti pembangunan jogging track, yang bertujuan untuk mendukung konsep sport tourism atau wisata olahraga.
Namun, dalam upaya pengembangan tersebut, Ratih memberikan informasi bahwa retribusi baru akan dikeluarkan oleh Badan Pengelola Pajak Daerah Retribusi Daerah (BPPDRD) Balikpapan. Keputusan resmi tentang penetapan retribusi baru ini masih menunggu keputusan final.
Baca Juga: Akmal Malik Ajak Masyarakat Kaltim Perkuat Kesatuan Jelang Pemilu 2024
"Kami menantikan penetapan retribusi baru," tuturnya. Penetapan retribusi ini akan menjadi bagian penting dalam perencanaan pengelolaan dan pengembangan fasilitas wisata di Pantai Manggar, yang semakin menjadi daya tarik utama Balikpapan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









