Kaltim

Komitmen Hijau Ibu Kota Nusantara, Infrastruktur Ramah Lingkungan Menjadi Prioritas Utama

Ragil Anggriani | 21 Desember 2023, 09:30 WIB
Komitmen Hijau Ibu Kota Nusantara, Infrastruktur Ramah Lingkungan Menjadi Prioritas Utama

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkuat komitmennya terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan menegaskan bahwa setiap struktur yang dibangun di sana harus mematuhi prinsip green building, menjadi bagian penting dari infrastruktur hijau dalam pengembangan ibu kota baru Indonesia.

"Selanjutnya, saya tekankan kepada semua yang berkontribusi membangun di Ibu Kota Nusantara agar gedungnya harus hijau, lingkungannya juga hijau, dan kawasannya menjadi kawasan yang hijau," ungkap Jokowi usai penanaman pohon di sumbu kebangsaan IKN, pada Rabu (20/12).

Dalam upaya mendukung penghijauan IKN, Presiden Indonesia tersebut secara pribadi melaksanakan penanaman pohon di berbagai lokasi, termasuk Miniatur Hutan Tropis dan area Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Baca Juga: Pj Gubernur Kaltim dan Presiden RI Menebar Harapan di IKN dengan Penanaman Pohon

"Hari ini kita melakukan penghutanan kembali, menanam pohon-pohon endemik agar IKN menjadi salah satu ibu kota yang paling hijau, yang tidak akan dijumpai di negara manapun selain Nusantara," jelas Jokowi.

Komitmen ini menjadi tonggak penting dalam perencanaan IKN, menegaskan bahwa kesadaran lingkungan dan keberlanjutan adalah inti dari proyek megainfrastruktur ini. Langkah ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah dan pemangku kepentingan, mengindikasikan upaya serius untuk mewujudkan kawasan metropolitan yang ramah lingkungan.

Dengan penekanan kuat pada infrastruktur hijau, Presiden Jokowi menandai perubahan paradigma penting dalam pembangunan kota, memastikan bahwa Ibu Kota Nusantara tidak hanya menjadi simbol kebanggaan nasional tetapi juga sebagai teladan dalam keberlanjutan lingkungan.

 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.