Permasalahan Sampah di Sungai Menjadi Pekerjaan Rumah bagi Pemerintah Berau

Anggota Komisi II DPRD Berau, Elita Herlina, mengungkapkan keprihatinannya terhadap rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya. Fenomena ini terutama terlihat dalam memanfaatkan sungai atau lahan kosong sebagai tempat pembuangan limbah rumah tangga.
Elita menyoroti masalah ini sebagai pekerjaan rumah yang mendesak bagi pemerintah daerah untuk turun tangan guna mengembalikan fungsi sungai dan lahan kosong sesuai peruntukannya. Menurutnya, kurangnya kesadaran ini bisa menjadi kebiasaan yang merugikan, bukan hanya terbatas di sungai, tetapi juga di tempat-tempat umum lainnya.
"Membiarkan sampah berserakan di sungai atau tempat umum berdampak negatif pada lingkungan, terutama saat musim hujan. Hal ini bisa menyebabkan pendangkalan sungai yang berujung pada potensi banjir," jelasnya.
Baca Juga: Capaian Medali Atlet Samarinda di BK PON Ternyata Tidak Jamin Prestasi di PON XXI
Elita menekankan perlunya melibatkan semua lapisan masyarakat, dari tingkat kampung hingga kecamatan, untuk memberikan edukasi terkait bahaya membuang sampah sembarangan serta dampaknya yang merugikan.
"Langkah awal dapat dilakukan melalui sosialisasi di tingkat RT, dilanjutkan dengan edukasi kepada anak-anak tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Peran dari Organisasi Perangkat Daerah juga sangat dibutuhkan dalam hal ini," tambahnya.
Kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan harus ditanamkan sejak dini agar masyarakat lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya. Hal ini menjadi kunci untuk menjaga keberlangsungan lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









