Gibran Rakabuming: Polemik Ijazah, Klaim Pendidikan, dan Tudingan Netizen

Polemik seputar pendidikan Gibran Rakabuming Raka, putra dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), mencuat setelah beberapa pihak mempertanyakan keaslian ijazah yang diakui dimiliki oleh Gibran.
Berbagai informasi beredar terkait jenjang pendidikan terakhir Gibran, yang disebutkan mendapatkan gelar S2 dari University of Technology Sydney (UTS) pada 2007-2010, serta gelar S1 dari Management Development Institute of Singapore (MDIS) pada 2004-2007.
Namun, banyak netizen yang meragukan keaslian ijazah tersebut. Sebuah postingan dari akun X, Dokter Tifa, menyebut bahwa sertifikat yang dikeluarkan oleh University of Technology Sydney sebenarnya adalah sertifikat kursus, bukan ijazah sarjana S2.
Baca Juga: Kesbangpol Penajam Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan kepada Penggemar Iwan Fals Jelang Pemilu 2024
"Artinya 'Wisudawan' adalah penerima sertifikat kursus, bukan Ijazah Bachelor/Sarjana UTS," tulis Dokter Tifa dalam unggahannya.
Pendapat serupa juga disampaikan oleh Roy Suryo dalam unggahannya di akun X, yang menegaskan bahwa "Grade 12" di UTS setara dengan SMK atau Sekolah Menengah Kejuruan di Indonesia, bukan S-1.
Dokter Tifa juga mengomentari sebuah foto Gibran yang tampak menerima sertifikat kelulusan dari MDIS Singapore, namun pada sisi lain tampak ada tulisan "Bachelor of Science (Hons) 2010 University of Bradford UK."
Komentar Dokter Tifa melalui akun X juga menyoroti kebingungan terkait tempat kuliah Gibran dengan pertanyaan, "Kuliahmu jadinya dimana ya, Singapore, Australia, atau Inggris?" yang ditujukan langsung kepada akun @gibran_tweet.
Pertanyaan dan kebingungan terkait klaim pendidikan Gibran ini menjadi sorotan di media sosial, menggugah tanda tanya terkait keaslian gelar pendidikan yang disandang oleh putra Presiden Jokowi ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









