Mengenal Super Puma TNI AU, helikopter yang mendampingi Presiden menjelajahi Bumi Etam.

Helikopter berwarna merah putih dengan logo bintang kuning di badannya itu disiagakan saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung dan bekerja di Samarinda. Sebanyak 3 (tiga) unit Helikopter Super Prima TNI AU, diantaranya HELI I (H-3204, 7 orang): HELI II (H-3206, 10 orang), HELI III (H-3211, 10 orang):menunggu di area helipad stadion Gelora Kadrie Oening.
Menurut PT DI, helikopter kepresidenan Super Puma mampu terbang dengan kecepatan 280 km/jam. Helikopter ini termasuk dalam kelas helikopter berukuran sedang yang mampu mengangkut hingga 24 penumpang.
Baca Juga: Presiden Jokowi mengapresiasi penerapan modern di Pasar Samarinda
Daya angkutnya mencapai 20 ton dan memiliki jangkauan 450 km. Helikopter tersebut bernomor ekor H-3204 dan bendera Merah Putih yang sebelumnya berwarna abu-abu putih. Helikopter ini dioperasikan oleh Skuadron 45, skuadron angkut khusus VIP/VVIP.
Skuadron TNI AU ini khusus digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden untuk berkunjung dan bekerja di wilayah yang dikelola oleh Sekretariat Menteri dan operasional pesawat udara dikoordinasikan oleh Sekretariat Militer Presiden.
Baca Juga: Kami sedang menyiapkan persemaian Mentawir menjadi IKN hijau
Seperti halnya Agenda RI selama 3 (tiga) hari di Kalimantan Timur, pada tanggal 21 hingga 23 Desember 2023. Ketiga helikopter ini akan menemani kunjungan Presiden Jokowi dan kabinetnya Jelajahi Bumi Etam.
Rangkaian helikopter bernomor H-3204, H-3206, H-3211 terus dirawat secara berkala agar dapat terus beroperasi sebaik-baiknya serta mendampingi dan melayani Presiden.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









