Kaltim

Menteri PUPR diminta memperhatikan kualitas jalan tol IKN.

Ragil Anggriani | 21 September 2023, 13:52 WIB
Menteri PUPR diminta memperhatikan kualitas jalan tol IKN.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, kualitas jalan dan lingkungan jalan tol di Ibu Kota Negara (IKN) nusantara harus diperhatikan.

“Pasti ada yang berbeda antara tol IKN dengan tol lainnya. Memperhatikan dan memastikan kualitas jalan dan lingkungan sekitar, termasuk pepohonan, juga berbeda dari sebelumnya. Oleh karena itu, perhatian khusus harus diberikan pada tahap desain. “Di jalan tol lain kita hanya melihat satu atau dua jenis pohon berjejer, tapi di sini ada tiga baris pohon dengan jenis berbeda,” kata Basuki dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, pembangunan tol IKN sangat bagus. Namun, dia meminta tambahan sistem drainase untuk tol IKN. Kemajuan pelaksanaan juga perlu dipercepat agar pekerjaan dapat selesai tepat waktu.

Baca Juga: Kami sedang menyiapkan persemaian Mentawir menjadi IKN hijau

“Menata sistem drainase pada saat pembangunan jalan agar saat hujan tidak ada genangan air. Dan menyelenggarakan program percepatan agar tujuan selaras. Penggunaan alat konstruksi dan jumlah pekerja juga diatur maksimal, ujarnya.

Kementerian PUPR terus berupaya meningkatkan konektivitas dengan Daerah Ibu Kota Negara (IKN) nusantara. Salah satunya dengan mempercepat pembangunan tol IKN untuk mengakses Kawasan Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Tol ini terhubung dengan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), sehingga memperpendek jarak Balikpapan dan KIPP IKN. Dari sekitar 2 jam yang lalu, waktu yang tersisa hanya sekitar 30-45 menit.

General Manager Jalan Tol Hedy Rahadian menjelaskan, pembangunan Tol IKN seksi 3A-3B dan 5A (Karang Joang - Kariangau EZ - Simpang Tempadung - Jembatan Pulau Balang) dikerjakan terlebih dahulu karena dalam paket pekerjaan sudah ada jembatan. Oleh karena itu, hal ini dapat mempercepat dan mempermudah perjalanan dari Balikpapan menuju KIPP IKN.

Baca Juga: Meningkatkan Pelayanan Publik di Kalimantan Timur.

“Setelah selesai dilanjutkan pembangunan seksi 5B, 6A-6B. Saat ini terdapat 4-6 jalur namun hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk sampai ke IKN. Kementerian PUPR ingin bisa mencapai IKN melalui jalan tol pada tahun 2024, sehingga pengerjaannya harus dipercepat, kata Hedy.

Pembangunan tol IKN saat ini sedang berjalan dan meliputi tiga seksi, yakni Seksi 3A Karangjoang-Kariangau EZ sepanjang 13,4 km, Seksi 3B Kariangau EZ-Simpang Tempadung EZ sepanjang 7,3 km, dan Seksi 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang sepanjang 6,7 km. . Saat ini progres segmen 3A 22%, segmen 3B 36%, segmen 5A 53%. Ketiga ruas ini diharapkan selesai pada pertengahan tahun 2024.

Pada paket pekerjaan Part 3A juga dibangun Jembatan Sungai Wain dengan panjang 913 meter di utara dan 916 meter di selatan. Selain itu, Jembatan Dirghayu masuk dalam paket pekerjaan Seksi 5A. Gambar kedua jembatan ini dibuat oleh seniman Nyoman Nuarta.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.