Kabupaten Penajam mengembangkan budidaya ikan air tawar di Sebakung Jaya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, tengah mengembangkan budidaya ikan air tawar bercirikan ikan lele di Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), menurut Direktur Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara, Andi Trasodiharto, di Penajam, Rabu, menetapkan Desa Sebakung sebagai kawasan budidaya ikan air tawar yang menunjukkan ciri-ciri ikan lele.
Ia menambahkan, setelah ditetapkan sebagai kawasan budidaya ikan air tawar, pemerintah kabupaten memperluas kegiatan budidaya ikan lele yang dilakukan oleh masyarakat Desa Sebakung Jaya.
Baca Juga: Presiden Jokowi dijadwalkan mengunjungi Pasar Merdeka Samarinda
Sekitar 300 warga Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, memiliki kolam ikan dan beternak ikan lele, nila, dan lele.
Beberapa warga di Desa Sebakung memiliki kolam ikan yang mampu memanen ikan air tawar sebanyak 15 ton untuk dijual ke tengkulak. Ia mengatakan, pemerintah kabupaten bekerja sama dengan pihak terkait untuk mendukung pembelian pakan ikan air tawar bagi masyarakat Desa Sebakung Jaya.
Beberapa kelompok budidaya ikan di Desa Sebakung Jaya telah mendapatkan bantuan berupa mesin pakan ikan, sehingga mereka dapat membuat pakan ikan sendiri sehingga mengurangi biaya pembelian pakan ikan.
Dia juga mengatakan: "Masalah pajak ikan secara bertahap diselesaikan dengan bantuan mesin pemberi makan ikan dan pelatihan produksi pangan ikan."
Baca Juga: Diskominfo Kaltim mendukung warga Desa Loa Duri Ilir dalam menggunakan laporan SP4N.
Perusahaan Pembudidaya Ikan Desa Sebakung Jaya juga akan mempunyai kemampuan memproduksi pakan ikan sehingga bisa memproduksi pakan ikan sendiri.
Warga Desa Sebakung Jaya tidak hanya menjual ikan saja, namun kedepannya mereka juga bisa menjual makanan ikan sebagai bagian dari kegiatan pengembangan usaha yang bisa dilakukan oleh warga di kawasan tersebut. Andi Trasodiharto mengatakan, Perusahaan Pembudidaya Ikan Desa Sebakung Jaya diharapkan mampu bersaing dan meningkatkan perekonomian, sekaligus menjamin produksi berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









