Kaltim

Samarinda Seberang Bersiap Menyambut Dermaga Wisata: Pemkot Pusatkan pada Nilai Historis dan Kemajuan Pariwisata

Ragil Anggriani | 18 Januari 2024, 23:34 WIB
Samarinda Seberang Bersiap Menyambut Dermaga Wisata: Pemkot Pusatkan pada Nilai Historis dan Kemajuan Pariwisata

Samarinda, 18 Januari 2024 - Pemerintah Kota Samarinda terus menggarap rencana pembangunan dermaga wisata di kawasan masjid tertua Shiratal Mustaqiem. Proyek ambisius ini diharapkan dapat memajukan potensi pariwisata sambil tetap melestarikan nilai-nilai historis dan budaya setempat.

Wali Kota Andi Harun menetapkan pembangunan dermaga wisata di Samarinda Seberang sebagai salah satu program prioritasnya. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Samarinda, Sam Syaimun, menyatakan keinginan Pemkot untuk mengembangkan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata unggulan. Langkah ini diambil untuk menunjukkan keberadaan Masjid Shiratal Mustaqiem, sebuah aset bersejarah yang dibangun oleh Kerajaan Kutai Kartanegara pada zaman Sultan Sulaiman.

"Masjid ini adalah aset benda yang tiada nilai dan harganya, historisnya perlu kita jaga bersama," ungkap Sam Syaimun, memotivasi pentingnya pelestarian warisan sejarah.

Pembangunan dermaga wisata juga diarahkan untuk merapikan kawasan Samarinda Seberang, menjadikannya lebih tertib, bersih, dan nyaman, tanpa menghilangkan nilai-nilai historis dan budaya yang ada. Pihak Pemerintah menekankan bahwa pengembangan kawasan ini tidak boleh menciptakan kesenjangan sosial dan tidak merugikan entitas lokal.

Baca Juga: Mediasi Sengketa Ketenagakerjaan PT Sinar Kumala Naga: Tunggakan Rp900 Juta dan Harapan Solusi Adil

"Kami banyak berdiskusi dan berkoordinasi dengan warga setempat untuk mendapatkan masukan dan saran," jelasnya.

Meskipun awalnya terdapat penolakan dari sebagian warga terhadap rencana pembangunan dermaga wisata, Pemkot terus melakukan langkah-langkah persuasif dan komunikasi intensif. Proses mediasi tersebut melibatkan penjelasan mengenai manfaat dan dampak positif dari pembangunan tersebut.

Pembangunan dermaga wisata di Samarinda Seberang dijadwalkan dimulai pada Januari 2024 setelah selesai proses perencanaan dan perancangan desain. Pemerintah berharap pembangunan ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke kawasan tersebut.

"Pembangunan dermaga wisata nantinya dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Samarinda Seberang, baik dari dalam maupun luar daerah, serta memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat setempat," ujar Sam Syaimun.

Baca Juga: Melonjak! Nilai Tukar Petani (NTP) Desember 2023 Catat Kenaikan Signifikan

Tiga hal utama yang sedang dibahas terkait pembangunan dermaga wisata adalah perkembangan master pariwisata kawasan Masjid Shiratal Mustaqiem, penanganan dampak sosial kemasyarakatan, dan rencana dermaga tersebut. Pemkot Samarinda juga berencana menyediakan kendaraan kecil dengan kearifan lokal untuk menghubungkan dermaga wisata dengan situs-situs budaya lain di Samarinda Seberang, seperti Makam Daeng Mangkona, Kampung Tenun, Rumah Tua, dan Kampung Ketupat.

Pemerintah setempat berkomitmen untuk mengembangkan kawasan ini menjadi zona eksklusif bagi masyarakat, khususnya di Samarinda Seberang, dengan harapan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.