Dari Dapur hingga Tanah: KKN Unhas Edukasi Warga Kapasa Kelola Sampah

AKURAT — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar sosialisasi pemilahan sampah, pembuatan biopori, dan penguatan Bank Sampah Unit (BSU) kepada warga Kelurahan Kapasa di Baruga Taman Baca Kapasa, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan ini digagas sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim berbasis masyarakat. Mahasiswa menjelaskan bahwa sampah organik yang tidak dipilah dan tercampur dapat mengalami dekomposisi anaerobik sehingga menghasilkan gas metana, penyumbang pemanasan global yang jauh lebih kuat dibanding karbon dioksida.
Karena itu, warga diajak memilah sampah sejak dari rumah, menabung sampah anorganik melalui BSU agar bernilai ekonomi, serta membuat biopori untuk mengolah sampah organik menjadi kompos sekaligus mencegah genangan air saat musim hujan.
Kegiatan turut dihadiri Ketua RW 04 Yulianus Songli, jajaran Ketua RT setempat, Kasi Kebersihan Kelurahan Kapasa H. Hasanuddin, serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup.
“Satu lubang biopori mungkin terlihat kecil, tetapi jika setiap rumah membuatnya, dampaknya akan sangat besar bagi lingkungan. Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama,” ujar salah satu mahasiswa KKN dalam sosialisasi tersebut.
Sosialisasi ini menjadi salah satu program kerja unggulan KKN Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Unhas di Kelurahan Kapasa. Ke depan, mahasiswa berharap warga dapat menjadikan pemilahan sampah, penggunaan BSU, dan pembuatan biopori sebagai kebiasaan rumah tangga yang berkelanjutan demi lingkungan Kelurahan Kapasa yang lebih bersih dan tangguh terhadap dampak perubahan iklim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









