Kaltim

IRGC Nyatakan Iran Tak Luncurkan Rudal Sejak Gencatan Senjata

Ahmad Munjin | 10 April 2026, 17:57 WIB
IRGC Nyatakan Iran Tak Luncurkan Rudal Sejak Gencatan Senjata
Arsip - Sejumlah warga menghadiri upacara pemakaman Alireza Tangsiri, komandan utama Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang merupakan korban serangan udara Amerika dan Israel di Teheran, Iran, Rabu (1/4/2026). ANTARA/Xinhua/Shadati

AKURAT KALTIM - Iran tidak meluncurkan rudal ke negara mana pun sejak dimulainya perjanjian gencatan senjata dengan Amerika Serikat.

Pernyataan itu ditegaskan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). "(Pasukan Iran) Belum meluncurkan rudal apa pun ke negara mana pun selama jam-jam gencatan senjata hingga saat ini," menurut pernyataan IRGC seperti dilaporkan Al Jazeera dan dikutip RIA Novosti pada Jumat (10/4/2026).

Baca Juga: Gencatan Senjata Iran-AS, Inggris Desak Lebanon Juga

IRGC menambahkan bahwa setiap laporan mengenai adanya serangan pesawat tak berawak tidak diragukan lagi merupakan ulah musuh Zionis atau Amerika.

Pada Selasa (7/4), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa ia telah menyetujui gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran dan menyebut bahwa Iran juga setuju untuk membuka Selat Hormuz.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran kemudian menyatakan bahwa Teheran akan memulai pembicaraan dengan Amerika pada Jumat di Islamabad, Pakistan.

Baca Juga: Asalkan Iran Buka Selat Hormuz, Israel Dukung Gencatan Senjata Sementara

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan bahwa Republik Islam Iran sedang mengupayakan isu negosiasi dengan Amerika Serikat di Pakistan dan berharap pihak Amerika melakukan hal serupa.

Adapun pada Rabu (8/4), pesawat tempur dan artileri Israel menyerang lebih dari selusin permukiman di Lebanon selatan, termasuk di kota besar Tyre. Trump menyatakan bahwa penghentian serangan Israel di Lebanon tidak termasuk dalam perjanjian gencatan senjata tersebut. 

Sumber: Sputnik

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Ahmad Munjin
A