Kaltim

Kemendikbudristek dan PT Gramedia Kirimkan Buku Bermutu ke Sekolah di Tahun 2024

Ragil Anggriani | 10 Mei 2024, 18:24 WIB
Kemendikbudristek dan PT Gramedia Kirimkan Buku Bermutu ke Sekolah di Tahun 2024

Dalam upaya memperkuat literasi di kalangan anak-anak, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Badan Bahasa terus mengirimkan buku bermutu ke sekolah pada tahun 2024. Seremoni pengiriman buku ini dilakukan dalam kerja sama dengan PT Gramedia, PT Antero Bahana Cemerlang, dan PT Gaido Cito Ekakurindo, bertempat di Halaman Kantor PT Gramedia Unit Cikarang pada Senin (6/5/2024).

"Saya bangga dengan keseriusan semua pihak dalam meningkatkan literasi dan pemahaman di kalangan anak-anak. Literasi bukan hanya tentang membaca, tapi juga tentang mengasah pemikiran kritis dan kreativitas, yang pada akhirnya akan menjadikan generasi yang cerdas dan inovatif," ujar Sekretaris Badan Bahasa Kemendikbudristek, Hafidz Muksin.

Hafidz menekankan bahwa kemajuan teknologi harus diiringi dengan peningkatan budaya literasi. Program Merdeka Belajar episode Ke-23: Buku Bacaan Bermutu untuk Literasi Indonesia adalah salah satu upaya Kemendikbudristek untuk mencetak dan mengirimkan buku bermutu sebanyak 200 judul sesuai minat baca anak. Buku-buku ini juga tersedia dalam format digital di laman budi.kemdikbud.go.id.

Baca Juga: Tingkat Pengangguran Terbuka di Indonesia Turun Menjadi 5,75 Persen

Proses pencetakan dan pengiriman buku dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama meliputi 200 judul buku dengan total 21.471.000 eksemplar yang akan dikirimkan ke 35.785 SD berkategori 0, 1, dan 2 berdasarkan hasil AN tahun 2022. Sementara itu, tahap kedua akan mencetak 200 judul buku dengan 5.575.200 eksemplar yang akan dikirimkan ke 9.292 SD berkategori 2 berdasarkan hasil AN tahun 2022.

"Adalah penting untuk memanfaatkan buku-buku ini secara aktif di sekolah. Badan Bahasa akan bekerja sama dengan Balai Guru Penggerak (BGP) dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) untuk melatih dan mendampingi penggunaan buku ini," ungkap Hafidz.

Hafidz berharap pengiriman buku dapat dilakukan dengan baik dan menginspirasi anak-anak Indonesia untuk mencintai literasi. Proses pengiriman buku juga dilakukan secara simbolis di Klaten, Jawa Tengah, dan Gresik, Jawa Timur.

Sumber:
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.