Kaltim

Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 Kaltim: 8 Wakil Menuju Senayan, Partai Golkar Dominan

Ragil Anggriani | 11 Maret 2024, 13:54 WIB
Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 Kaltim: 8 Wakil Menuju Senayan, Partai Golkar Dominan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengumumkan hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2024 tingkat provinsi pada Minggu (10/3/2024). Rapat pleno ini telah berlangsung sejak 8 Maret lalu dan berjalan lancar meskipun mengalami sedikit kendala teknis.

Dari hasil rekapitulasi tersebut, tidak terdapat perubahan signifikan pada Calon Anggota DPR RI yang mewakili Kaltim jika dibandingkan dengan hasil tingkat kecamatan yang sebelumnya telah disajikan oleh Media Kaltim. Meskipun terdapat beberapa koreksi suara di beberapa partai, namun hal ini tidak mempengaruhi posisi delapan wakil Kaltim yang menuju Senayan.

Partai Golkar menjadi partai dominan dengan meraih total 538.147 suara, menempatkan dua wakilnya ke Senayan. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E dan Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.P.P masing-masing memperoleh 168.818 suara dan 146.023 suara.

Baca Juga: Harga Beras Melonjak di Kaltim, Pemicunya Harga Gabah Tinggi dan Tunggu Panen Raya

Diikuti oleh Gerindra dengan 307.256 suara, dan caleg terpilih G. Budisatrio Djiwandono yang meraih 131.558 suara. PDIP berhasil meraih 252.771 suara, dengan caleg terpilih Drs. Safaruddin, M.I.Kom yang mendulang 68.312 suara.

Dua caleg pendatang baru, Nabiel Husien Said Amin Alrasydi dari Partai NasDem dan Syafruddin dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berhasil merebut kursi DPR RI. NasDem meraih 227.803 suara, sedangkan PKB meraih 145.538 suara. Nabiel Husien dan Syafruddin masing-masing mendulang 82.029 suara dan 86.048 suara.

PKS kembali menempatkan wakilnya di Senayan dengan perolehan 145.538 suara, dan caleg terpilih K.H. Aus Hidayat Nur yang mendulang 34.957 suara. PAN menggeser Demokrat dengan perolehan 111.141 suara, dan caleg terpilih Edi Oloan Pasaribu, S.T., M.M yang mendulang 34.128 suara.

Baca Juga: Meraih Suara Rakyat Kaltim, Mewakili Dengan Bangga Sebagai Satu-satunya Perempuan di DPR

Ketua KPU Kaltim, Fahmi Idris, menyatakan bahwa pleno rekapitulasi ini bertujuan untuk menetapkan hasil pemilu di tingkat provinsi sebelum diserahkan ke KPU RI untuk rekapitulasi nasional. "Kami akan ajukan untuk rekapitulasi di KPU RI secara nasional," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim, Hari Dermanto, menekankan bahwa rekapitulasi tingkat provinsi adalah proses menjaga kemurnian suara warga yang memberikan hak pilih. Proses ini menandai langkah penting menuju penguatan demokrasi dan keadilan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.