Terpesona oleh Keindahan Alam Mahulu, Akmal Malik Janji Kembali untuk Bertualang

Sambutan Hangat Bupati Mahulu, Ajak Penjabat Gubernur Jelajahi Pesona Sungai Mahakam
Samarinda - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik, mengakui kagum dan terkesan dengan keindahan panorama alam yang dimiliki Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Kabupaten yang menjadi ujung Sungai Mahakam ini memukau dengan hutan hijau yang eksotis dan pesona Sungai Mahakam yang menakjubkan.
Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh, menyambut hangat kedatangan Akmal Malik di kabupaten tersebut. Dalam sambutannya, Bupati mengajak Pj Gubernur untuk menjelajahi keindahan Sungai Mahakam dengan menyusuri riam ke Long Apari. Selain itu, Bupati Bonifasius juga menawarkan kegiatan petualangan seperti bermain jetski dan mandi di kolam renang terbesar dunia, yaitu Sungai Mahakam.
"Pak Pj Gubernur mau menyisihkan waktunya untuk mengunjungi kami di sini. Tapi belum lengkap rasanya Pak, kalau belum ke Long Apari. Kita menyusuri riam Sungai Mahakam ke sana, sambil adventure dan main jetski. Kita juga bisa mandi di kolam renang terbesar dunia, yakni Sungai Mahakam," kata Bupati Mahulu.
Baca Juga: TVRI Kalimantan Timur Raih Usia 31 Tahun, Tetap Setia Dukung Pembangunan dan Layanan Publik
Ajakan tersebut diterima dengan antusias oleh Akmal Malik, yang terkenal sebagai pecinta alam dan penggemar olahraga ekstrem. Ia menyatakan kekagumannya terhadap keindahan Mahulu yang terlihat dari udara dan berjanji akan kembali untuk menjelajahi daerah tersebut lewat darat atau sungai.
"Saya melihat Mahulu dari atas, geleng-geleng kepala. Indah sekali. Saya jadi merasa berdosa datang lewat udara. Memang kami naik helikopter karena ini hari Jumat dan waktunya singkat. Tapi kami janji akan datang lagi, lewat darat atau sungai," ujar Akmal Malik.
Selama menjabat sebagai Penjabat Gubernur, Akmal Malik mengungkapkan keinginannya untuk mengunjungi daerah perbatasan dan wilayah terluar di Kalimantan Timur. Namun, keterbatasan waktu menjadi hambatan, dan ia berjanji untuk kembali lebih lama demi menjelajahi keindahan alam Mahulu.
"Memang ada keterbatasan kami, karena lokasi yang sangat jauh dan butuh waktu lama. Jadi membatasi keleluasaan bergerak. Kalau cuma masalah jalan rusak, masuk hutan, sebenarnya itu bukan penghalang. Karena saya ini hobi main motor, sudah sering jungkir balik," tambahnya disambut tawa hadirin.
Akmal Malik juga menyampaikan komitmennya untuk membangun wilayah perbatasan seperti Mahakam Ulu. Ia berjanji akan memprioritaskan kebutuhan Mahulu dalam APBD-P 2024 dan menegaskan perhatian besar Pemerintah Provinsi terhadap kabupaten termuda di Kaltim.
"Kami memberi atensi terhadap Mahulu. Jadi jangan bosan-bosan mengundang kami. Kami akan datang," pungkasnya, menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Kaltim untuk mendukung dan memajukan daerah-daerah perbatasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









