Kaltim

Sinergi Kuat Tim PKK Kaltim dan OPD, Tingkatkan Program Pencegahan Stunting dan Pemberdayaan Keluarga di 2024

Ragil Anggriani | 12 Januari 2024, 21:24 WIB
Sinergi Kuat Tim PKK Kaltim dan OPD, Tingkatkan Program Pencegahan Stunting dan Pemberdayaan Keluarga di 2024

 

Balikpapan, 12 Januari 2024 - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memperkuat sinerginya dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Rapat Koordinasi dan Sinergitas Program PKK yang digelar bersama Pemerintah Provinsi Kaltim dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim. Acara ini berlangsung di Aula TP-PKK Provinsi Kaltim, Jalan M Yamin, pada Jumat (12/1).

Kegiatan ini memiliki tujuan utama, yaitu meningkatkan efektivitas implementasi program-program di tahun 2024. Salah satu fokus utama program adalah pencegahan dan penurunan stunting di wilayah Kaltim.

Pj Ketua TP-PKK Kaltim, Yulia Zubir Akmal Malik, menyampaikan bahwa sejak dilantik pada bulan Oktober lalu, ini merupakan rapat pertamanya untuk melaksanakan sepuluh program pokok PKK. TP-PKK Kaltim memiliki peran krusial sebagai mitra pemerintah dalam melaksanakan program pembangunan.

Baca Juga: Warga Terdampak Proyek Bandara Naratetama di Kaltim Pastikan Dapat Penggantian, Pemerintah Berkomitmen Menyelesaikan Reforma Agraria

"Sudah sepatutnya TP-PKK dan Pemprov Kaltim bersinergi mengakomodir program PKK dalam merencanakan program instansi," ucap Yulia.

Ia menekankan pentingnya kerjasama PKK dengan OPD, sektor swasta, dan lembaga lainnya untuk memperluas cakupan program dan secara bersama-sama mensejahterakan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Yulia juga mengajak para kader TP-PKK untuk melakukan kontrol dan pemantauan terhadap kehidupan masyarakat sekitar, terutama dalam mencegah stunting dengan memberikan edukasi kepada ibu hamil dan mendorong untuk melakukan pemeriksaan balita di posyandu.

Kepala DPMPD Kaltim, Anwar Sanusi, menegaskan bahwa rapat koordinasi ini penting untuk menyinergikan program kegiatan dengan OPD terkait. Hal ini bertujuan agar PKK benar-benar dapat berperan sebagai mitra pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan.

"Sebagai contoh, Pokja IV yang membidangi kesehatan harus bersinergi dengan Dinas Kesehatan untuk fokus pada sasaran programnya, dan instansi teknis terkait mendukung pencapaiannya," ujar Anwar Sanusi.

Ia menambahkan bahwa saat Dinas Kesehatan melaksanakan program peningkatan kesehatan masyarakat, PKK dapat terlibat melalui pengembangan posyandu.

"Melalui rapat koordinasi ini, kita harapkan peran meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga melalui program PKK dapat terwujud," ungkapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala DPTPH Kaltim, Siti Farisyah Yana, dan perwakilan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim, menambah kebersamaan dalam menghadapi tantangan pemberdayaan masyarakat di tahun 2024.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.