Sensasi Nasi Goreng Ala Bapak-Bapak Pemprov: Lomba Memasak Pecahkan Stereotip Gender di Pesta Rakyat Kaltim

Samarinda, 11 Januari 2024 - Suasana Pesta Rakyat Kaltim (PRK) yang memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi Kaltim menyajikan kejutan luar biasa. Puluhan Bapak-bapak perwakilan Perangkat Daerah (PD) lingkup Pemerintah Provinsi Kaltim menunjukkan kepiawaian mereka dalam memasak nasi goreng dalam sebuah lomba yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD).
Sebuah pemandangan yang jarang terjadi, Bapak-bapak yang biasanya sibuk di kantor dan dianggap kurang akrab dengan dapur, tampil mengesankan ketika diberikan kesempatan untuk memasak. Lomba ini dihelat di halaman parkir Gor Kadrie Oening pada Kamis (11/1/2024).
Keunikan dan keseruan lomba terlihat sejak awal, ketika para Bapak-bapak antusias memulai proses memasak. Sorak sorai pendukung dari masing-masing tim membuat panasnya kompetisi seiring dengan cuaca yang cerah sepanjang lomba.
Baca Juga: Darurat Karhutla di Kalimantan Timur: BMKG Deteksi 95 Titik Panas, Masyarakat Diminta Waspada
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, salah satu perwakilan PD, juga ikut serta dalam lomba dengan Sekretaris Dinas, Edi Hermawanto Noor, yang dengan lihai menyiapkan bumbu-bumbu dasar untuk membuat nasi goreng. Meskipun mengalami sedikit hambatan pada alat memasak, semangat tak kunjung padam, dan mereka berhasil menyelesaikan lomba tepat pada waktunya.
Setelah penjurian selesai, Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, tak ingin ketinggalan momen keseruan. Dia menantang tiga besar pemenang lomba untuk bersaing kembali dengannya. Tiga besar tersebut, Satpol PP, BPKAD, dan BPSDM, menerima tantangan tersebut dan melawan Pj Gubernur dalam memasak nasi goreng.
Sambil memasak, Pj Gubernur menegaskan dukungannya terhadap kegiatan semacam ini. Namun, dia menyampaikan pesan penting bahwa masakan seharusnya tidak menggunakan MSG, karena kurang baik untuk kesehatan.
“Saya masak nasi goreng sehat, tanpa MSG. Kita bikin versi yang lebih baik dengan bahan alami,” tegasnya. Pj Gubernur bahkan memberikan saran agar kedepannya diadakan lagi lomba memasak dengan tema Soto Banjar.
“Ya kedepan jangan masak nasi goreng lagi. Soto Banjar lah,” ucapnya sambil tertawa. Namun, meskipun hasil masakannya menempatkannya di peringkat ke-4, Pj Gubernur merasa puas dengan pengalaman tersebut.
Ternyata, juara 3 dari BPSDM, juara 2 dari BPKAD, dan juara 1 diraih oleh Kepala Satpol PP Provinsi Kaltim. Lomba ini bukan hanya membuktikan keahlian memasak para Bapak-bapak, tetapi juga melibatkan mereka dalam kegiatan yang di luar dari rutinitas pekerjaan kantoran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









