Kaltim

Akmal Malik Ajak Jajaran Pemerintah Kaltim 'Berbuat Baik' di Awal Tahun 2024

Ragil Anggriani | 3 Januari 2024, 08:32 WIB
Akmal Malik Ajak Jajaran Pemerintah Kaltim 'Berbuat Baik' di Awal Tahun 2024

Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, mengawali langkah tahun 2024 dengan membangkitkan semangat 'Berbuat Baik' dalam seluruh jajaran Perangkat Daerah (PD) pemerintah provinsi.

"Saya percaya, Kaltim akan baik jika kita melakukan perbuatan baik. Kebaikan akan selalu menghasilkan hal-hal yang baik," ungkapnya saat melakukan penanaman 2000 pohon pinus di Gunung Boga, Kabupaten Paser, Sabtu (30/12/2023).

Dalam konteks anggaran APBD Provinsi Kaltim tahun 2024 yang mencapai Rp20,67 triliun, Akmal menyatakan pentingnya optimalisasi anggaran yang telah diberikan oleh masyarakat. Pendapatan Provinsi Kaltim diharapkan mencapai Rp20 triliun, dengan PAD sekitar Rp10,578 triliun dan dana transfer sekitar Rp9,408 triliun.

Baca Juga: Samarinda dan Balikpapan Catatkan Kenaikan Harga

Pemerintah Kaltim sedang mengalami pertumbuhan ekonomi yang positif, sejalan dengan upaya nasional membangun Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dalam usaha meningkatkan kesejahteraan, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri mendorong jajaran pemerintah untuk mengoptimalkan anggaran yang telah disediakan.

Setiap perangkat daerah telah memiliki rencana dan target program serta kegiatan untuk memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Optimalkan anggaran yang telah dipercayakan oleh rakyat untuk kesejahteraan mereka," tambahnya.

Baca Juga: 67 Tahun Pemprov Kaltim dengan Tema 'Membangun Kaltim untuk Nusantara'

Melalui simbolik penanaman pohon, Akmal Malik menyatakan bahwa kebaikan yang diusahakan akan memberikan hasil baik bagi banyak orang. Aksi penanaman pohon dianggap sebagai niat baik yang diharapkan akan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.