Kaltim

Kenaikan Nilai Tukar Petani di Kaltim pada November 2023: NTP Meningkat 0,73 Persen Menyusul Kondisi Subsektor

Ragil Anggriani | 27 Desember 2023, 21:32 WIB
Kenaikan Nilai Tukar Petani di Kaltim pada November 2023: NTP Meningkat 0,73 Persen Menyusul Kondisi Subsektor

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur mengumumkan peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) pada November 2023 sebesar 130,17, naik 0,73 persen dari bulan sebelumnya. Menurut Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 0,90 persen, sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) hanya naik 0,17 persen.

Berdasarkan subsektor, NTP pada November 2023 memiliki perincian: Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan (NTPP) sebesar 101,61; Nilai Tukar Petani Hortikultura (NTPH) sebesar 114,31; Nilai Tukar Petani Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) sebesar 167,49; Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) sebesar 107,22; dan Nilai Tukar Nelayan dan Pembudidaya Ikan (NTNP) sebesar 99,51.

Pada bulan tersebut, tiga subsektor mengalami kenaikan NTP, yaitu tanaman pangan (1,26 persen), hortikultura (1,34 persen), dan tanaman perkebunan rakyat (1,07 persen). Di sisi lain, subsektor peternakan mengalami penurunan sebesar -1,29 persen dan perikanan -0,28 persen.

Baca Juga: Pj Gubernur Kaltim Gelar Rapat Pimpinan Pasca Libur Natal, Bahas Realisasi APBD 2023

Selain NTP, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) pada November 2023 juga mengalami kenaikan menjadi 131,63 atau naik 0,91 persen dari Oktober 2023 yang sebesar 130,44. Subsektor tanaman pangan, hortikultura, dan tanaman perkebunan rakyat merupakan penyumbang kenaikan NTUP, sementara subsektor peternakan dan perikanan mengalami penurunan.

Dari lima provinsi di Pulau Kalimantan, keempatnya mengalami kenaikan NTP. Provinsi Kalimantan Tengah mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 1,90 persen, diikuti Kalimantan Barat (1,63 persen), Kalimantan Timur (0,73 persen), dan Kalimantan Selatan (0,72 persen). Sementara, Kalimantan Utara mengalami penurunan sebesar -0,24 persen. Secara nasional, NTP juga mengalami kenaikan sebesar 0,82 persen.

Data ini memberikan gambaran yang rinci mengenai dinamika subsektor pertanian di Kaltim, menggambarkan sejumlah aspek ekonomi lokal yang memiliki dampak pada pertumbuhan dan penurunan nilai tukar petani.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.