Pupuk Kaltim Memastikan Kelangsungan Produktivitas Pertanian Indonesia

Pada setiap pergantian musim tanam, peran pupuk dalam mendukung produktivitas pertanian menjadi krusial. PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), sebagai anak perusahaan BUMN, memainkan peran sentral dalam menjaga pasokan dan distribusi pupuk yang esensial untuk mendukung pertanian nasional.
Dalam upayanya memastikan pasokan pupuk yang memadai, Pupuk Kaltim mengoperasikan pabrik-pabrik amonia, urea, serta NPK yang tersebar di Indonesia. Melalui komitmen prinsip 6 Tepat, mereka menegaskan ketersediaan stok pupuk, termasuk subsidi dan non-subsidi, dengan jumlah yang melampaui target yang ditetapkan, mengakomodasi kebutuhan petani.
Budi Wahju Soesilo, Direktur Utama Pupuk Kaltim, menekankan komitmen perusahaan dalam memastikan pasokan pupuk yang memadai untuk petani Indonesia. Dalam arahannya, dia menjelaskan bahwa pupuk merupakan faktor penting dalam kesuksesan pertanian, dan perusahaan berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi dalam mendukung pertanian yang berkelanjutan serta menjaga ketahanan pangan nasional.
Baca Juga: Laporan Ombudsman: Dinamika Pelayanan Publik Kaltim Terkuak
Pupuk Kaltim telah menerapkan inovasi teknologi, seperti Distribution Planning & Control System (DPCS) dan Retail Management System (RMS), untuk memantau dan mengelola distribusi pupuk secara efisien, mulai dari gudang hingga tingkat pengecer. Hal ini bertujuan untuk memastikan distribusi yang transparan dan tepat sasaran.
Selain menekankan pada distribusi yang tepat, Pupuk Kaltim juga memperhatikan kualitas produknya. Dengan proses produksi yang ketat dan pengawasan yang cermat, mereka memastikan pupuk yang disalurkan memenuhi standar nasional.
Program MAKMUR (Mari Kita Majukan Usaha Rakyat) menjadi inisiatif yang dijalankan Pupuk Kaltim untuk mendukung para petani, menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan mereka, dan memberikan pendampingan yang berkelanjutan. Program ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Baca Juga: Pj Gubernur Kaltim Pimpin Langkah Progresif di Konferensi PBB untuk Perubahan Iklim
Dalam upaya memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan dengan baik, Pupuk Kaltim bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, distributor, serta lembaga terkait lainnya, untuk meminimalkan gangguan distribusi dan memastikan penyaluran tepat bagi petani.
Program MAKMUR juga berhasil mencakup sejumlah lahan dan petani, menunjukkan kontribusi nyata Pupuk Kaltim dalam mendukung sektor pertanian serta visi Menteri BUMN, Erick Thohir, untuk mensejahterakan petani Indonesia.
“Program MAKMUR bertujuan untuk menciptakan kemandirian bagi petani. Kami berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada pupuk subsidi, tetapi juga memberikan edukasi agar petani dapat menggunakan pupuk sesuai kebutuhan tanaman mereka,” ungkap Soesilo, menutup pembahasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









