Kaltim

Kerjasama KLHK RI dan DLH Kaltim Gelar FGD Penetapan Daya Dukung Lingkungan Hidup: Langkah Menjaga Keseimbangan Alam

Ragil Anggriani | 9 Desember 2023, 12:24 WIB
Kerjasama KLHK RI dan DLH Kaltim Gelar FGD Penetapan Daya Dukung Lingkungan Hidup: Langkah Menjaga Keseimbangan Alam

Dalam upaya menjaga keseimbangan lingkungan hidup, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) kedua mengenai Penetapan Daya Dukung Daya Tampung Lingkungan Hidup (D3TLH) Provinsi Kalimantan Timur pada Jumat (08/12/2023).

Dihadiri oleh Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana OIKN, Dr. Onesimus Patiung, acara ini juga melibatkan narasumber dari berbagai instansi terkait. Evian Agus Saputra, Kepala Bagian Peraturan Perundang Undangan Provinsi, Dana Adisukma sebagai Ketua Tim Fasilitator D3TLH Kaltim, Yohanes Budi Sulistioadi sebagai Tenaga Ahli Penyusun D3TLH Kaltim, serta dimoderatori oleh Muhammad Tauhid sebagai Asisten Tim Fasilitator D3TLH Kaltim.

Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, M. Chamidin, membuka kegiatan ini dengan menggarisbawahi tiga krisis global yang saat ini berdampak pada menurunnya kualitas lingkungan hidup dan mengganggu kehidupan manusia.

Baca Juga: Polda Kaltim Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian Terkait Kerusuhan Bitung: Seorang Teknisi Mesin Kapal Ditetapkan Sebagai Tersangka

"Pertama, perubahan iklim; kedua, kehilangan keanekaragaman hayati; dan yang ketiga, polusi dari berbagai sumber yang mempengaruhi sumber daya alam," ungkap Chamidin.

Pernyataan ini sejalan dengan data dari KLHK dan KOBI, yang mencatat bahwa Indonesia mengalami kenaikan suhu tahunan sekitar 0,3-1,4°C, kehilangan keanekaragaman hayati sekitar 17% atau 15.336 spesies, serta termasuk dalam 6 negara yang berkontribusi besar terhadap polusi udara global.

Chamidin juga menyoroti tren peningkatan pertumbuhan penduduk yang berpotensi menyebabkan krisis lingkungan, apabila konsumsi sumber daya alam tidak terkendali dengan baik, mengancam terjadinya masalah stunting, kelaparan, dan ancaman kesehatan.

"D3TLH memastikan keseimbangan antara penyediaan lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam, untuk menjaga keselamatan, mutu hidup, dan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

FGD berlangsung selama kurang lebih 6 jam dengan diskusi yang interaktif, dihadiri oleh peserta baik secara daring maupun luring. Harapannya, hasil FGD ini akan memberikan masukan penting dalam penetapan Daya Dukung Daya Tampung Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur yang berkelanjutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.