Kaltim

Melepas Tukik ke Laut, Bukan Sekadar Acara Senang-Senang!

Ragil Anggriani | 9 Desember 2023, 08:03 WIB
Melepas Tukik ke Laut, Bukan Sekadar Acara Senang-Senang!

Pelepasan tukik (anak penyu) selalu menjadi momen mengharukan, namun tahukah Anda bahwa melepaskan mereka tidak boleh dilakukan sembarangan? Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam acara pelepasan tukik.

Pelepasan pada Malam Hari

Menurut Kak Rizya Ardiwijaya, Coral Reef Conservation Specialist dari The Nature Conservancy (TNC), tukik cenderung mendekati lautan pada malam hari untuk menghindari predator. Oleh karena itu, melepas tukik di siang hari dapat meningkatkan risiko pemangsaan karena banyak predator aktif saat siang.

Pergi secara Bergerombol

Saat menetas, tukik biasanya bergerak menuju laut dalam kelompok. Bergerak secara berkelompok memberikan perlindungan karena jika ada yang dimangsa, masih ada yang dapat bertahan. Pelepasan hanya satu atau dua ekor tukik dapat meningkatkan risiko pemangsaan dan mengurangi kemungkinan kelangsungan hidup mereka.

Baca Juga: Keindahan Danau Purba di Pulau Kakaban: Rumah bagi Ubur-Ubur Langka Dunia

Waktu Pelepasan Setelah Menetas

Tempat penangkaran penyu sering kali menempatkan tukik dalam bak sebelum melepaskannya ke laut lepas. Padahal, tukik yang sudah menetas seharusnya segera dilepaskan ke laut. Saat menetas, tukik sudah memiliki cadangan makanan yang dapat bertahan hingga seminggu. Jika mereka ditahan dalam bak, cadangan makanan mereka bisa habis, mengurangi kemampuan bertahan hidup saat mereka dilepaskan.

Jadi, sebelum melepas tukik ke laut, penting untuk memahami prosedur yang benar. Momen pelepasan tukik sebaiknya menjadi acara yang lebih dari sekadar kesenangan, tetapi juga tentang memberikan mereka kesempatan terbaik untuk bertahan hidup.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.