Diskominfo Kaltim Gelar Bimtek Monitoring Isu di Media Sosial, Cegah dan Atasi Isu Negatif

Kemajuan teknologi memberikan dampak luar biasa, terutama dalam kemudahan monitoring isu di media sosial. Diskominfo Provinsi Kaltim mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Monitoring Isu di Media Sosial, di mana para akademisi dan praktisi berbagi pemahaman tentang pentingnya analisis media sosial bagi instansi pemerintah.
Johantan Alfando Wikandana Sucipta, seorang akademisi Ilmu Komunikasi dari Universitas Mulawarman (Unmul), menekankan bahwa monitoring isu di media sosial menjadi bagian krusial dari strategi komunikasi instansi pemerintah. Dalam acara Bimtek di Diskominfo Kaltim, ia menjelaskan bahwa analisis media sosial membantu dalam menjaga reputasi positif institusi dan memberikan kontra terhadap isu negatif yang mungkin muncul di masyarakat.
Dalam pemaparannya, Johantan memperkenalkan platform data analitik yang menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk menganalisis media sosial. Platform ini berguna untuk mengukur jangkauan informasi yang disampaikan dan meresponsnya, menjadikan alat penting bagi pemantauan dan pengelolaan informasi di media sosial.
Baca Juga: Diskominfo Kaltim Dorong Pemakaian Bahasa Indonesia yang Tepat Lewat Bimtek Tata Naskah
"Ada berbagai tools yang bisa digunakan untuk menganalisis media sosial, mulai dari fitur bawaan dalam platform sosial seperti Instagram Insight hingga aplikasi pihak ketiga seperti Brand24 atau Gephi," ungkap Johantan.
Sementara itu, Silviana Purwanti, seorang dosen Ilmu Komunikasi, membahas strategi komunikasi dan cara menghadapi isu negatif. Ia menekankan bahwa monitoring isu melalui media sosial tidak hanya sekadar pengawasan, tapi juga menjadi sarana partisipasi publik terhadap kinerja pemerintah.
Dalam Bimtek ini, juga dibahas regulasi penggunaan media sosial bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), sejalan dengan Permenpan RB Nomor 83 Tahun 2012 tentang Pedoman Pemanfaatan Media Sosial Instansi Pemerintah.
Diskusi interaktif ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana media sosial menjadi alat penting bagi pemerintah untuk memahami dan merespons kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









