Kaltim

Pemprov Kaltim dan Delegasi Anhui Tiongkok Tandatangani Perjanjian Kerja Sama, Fokus pada Potensi Ekonomi dan Investasi

Ragil Anggriani | 6 Desember 2023, 19:22 WIB
Pemprov Kaltim dan Delegasi Anhui Tiongkok Tandatangani Perjanjian Kerja Sama, Fokus pada Potensi Ekonomi dan Investasi

 

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bersama delegasi dari Provinsi Anhui, Tiongkok, resmi menandatangani pernyataan kehendak untuk menjalin kerja sama yang kuat dan berkelanjutan. Kesepakatan ini dibuat dalam pertemuan yang dilangsungkan belum lama ini.

Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menyampaikan beberapa perspektif penting kepada delegasi Tiongkok terkait potensi yang dimiliki Kaltim. Salah satu keunggulan yang dibahas adalah lokasi strategis Kaltim sebagai bagian dari jalur perdagangan internasional Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. Menurutnya, posisi ini menjadikan Kaltim sebagai pintu gerbang perdagangan yang berpotensi besar.

"Kaltim juga merupakan produsen energi primer dengan sumber daya alam melimpah seperti batu bara, minyak, gas, dan kayu yang mendukung keberlanjutan negara," ungkap Akmal Malik pada Rabu (6/12/2023).

Baca Juga: Turnamen Bola Voli SMA di Kaltim: Kompetisi Olahraga Bersatu demi Kampanye Kesehatan

Gubernur berharap kerja sama ini dapat memberikan peluang investasi yang signifikan di Kaltim, terutama dalam kawasan pembangunan di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, kondisi dan peluang investasi di Kaltim sangat potensial untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

"Semoga kerja sama ini akan menghasilkan sinergi yang positif bagi kedua belah pihak, menguntungkan baik Indonesia maupun Tiongkok, khususnya bagi Kalimantan Timur," tambahnya.

Akmal Malik juga memberikan apresiasi terhadap tawaran yang diajukan oleh Provinsi Anhui. Ia menekankan pentingnya kerja sama yang baik antara kedua belah pihak, baik dalam bentuk investasi maupun pengembangan wilayah.

Baca Juga: Etika Pergaulan dan Personal Branding: Pondasi Penting Bagi Pejabat Publik

Dalam konteks investasi, Gubernur menyoroti kebutuhan Kaltim akan banyak investor. Trend investasi yang positif di Kaltim, menurutnya, memiliki dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Kami sangat membutuhkan investor. Harapannya, area-area bufferzone dapat menarik minat investor asing untuk berkontribusi pada pembangunan daerah," tegas Akmal Malik.

Pertemuan ini diharapkan menjadi landasan untuk membangun hubungan kerja sama yang lebih erat dan saling menguntungkan antara Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Anhui, Tiongkok, terutama dalam sektor ekonomi dan investasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.