Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kaltim mengadakan Pertemuan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penurunan Stunting dengan Pemangku Kebijakan Tingkat Provinsi. Acara ini dihelat di Hotel Fugo Samarinda, Lantai 3 Jalan Untung Suropati pada Selasa (5/12/2023).
Tujuan utama pertemuan ini adalah untuk menyinergikan kegiatan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2023, mengevaluasi pencapaian, serta menjadi landasan untuk merancang langkah-langkah lebih efektif pada tahun 2024.
Ketua Satgas Penurunan Stunting Kalimantan Timur, Masdar Jhon, mengungkapkan bahwa pertemuan ini melibatkan para pengambil kebijakan, Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Kaltim, sekretaris, koordinator Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten/kota, serta pihak swasta dan lembaga kemasyarakatan.
Baca Juga: Memunculkan Bakat dan Kesadaran Pemuda untuk Masa Depan yang Lebih Baik
"Diharapkan dengan kerja keras kita, penurunan angka stunting di Kalimantan Timur bisa mencapai di bawah 14 persen pada tahun 2024, sesuai dengan target dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan," ungkapnya, sambil menunggu data resmi dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) pada Januari mendatang.
Pertemuan ini dibuka secara daring oleh Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, yang memberikan arahan terkait kebijakan percepatan penurunan stunting di provinsi tersebut. Sejumlah pihak seperti Kepala BKKBN Provinsi Kaltim, Dinas Kesehatan Provinsi, Bappeda Provinsi Kaltim, dan Program Manajer Sekretariat Tim Percepatan Penurunan Stunting Nasional BKKBN juga menyampaikan strategi, progres, dan upaya yang telah dilakukan dalam upaya menangani stunting di Kaltim.
Pemaparan data dan program CSR dari mitra perusahaan seperti PT Kideco Jaya Agung dan PT Bara Tabang Bayan Resource juga menjadi bagian penting dalam pertemuan ini. Kedua perusahaan ini bahkan menerima penghargaan langsung dari Gubernur Kaltim, Isran Noor, atas kontribusi mereka dalam mendukung penurunan stunting.
Baca Juga: Kemitraan Diskominfostaper dan Komunitas Informasi Masyarakat: Sosialisasi Program Lingkungan Berbasis Forest Carbon Partnership Facility
Pertemuan strategis ini menjadi langkah signifikan dalam kolaborasi antara pemerintah, lembaga terkait, dan sektor swasta untuk memastikan percepatan penurunan stunting di Kalimantan Timur, menjadikan kesejahteraan anak-anak sebagai prioritas bersama dalam pembangunan daerah.