Kaltim

Mengabadikan Sejarah Suku dalam Epik Sinematik

Ragil Anggriani | 29 November 2023, 05:48 WIB
Mengabadikan Sejarah Suku dalam Epik Sinematik

Sebuah karya epik sinematik berjudul "Dayak" sedang dalam proses penggarapan untuk mengabadikan sejarah dan peristiwa suku Dayak tempo dulu. Film ini bertujuan tidak hanya sebagai karya seni, tetapi juga sebagai model edukasi untuk menangani konflik sosial budaya di Indonesia.

Menggabungkan fakta dan sentuhan fiksi, film ini menyoroti kearifan lokal Sub Suku Dayak di pulau Borneo. Fokusnya adalah pada peristiwa panjang dalam sejarah kelam Suku Dayak, dengan penceritaan dinamis yang mengilhami keterlibatan suku-suku lainnya di Indonesia.

Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah Rapat Perdamaian Tumbang Anoi di Kalimantan Tengah pada tahun 1894, yang menandai perdamaian konstruktif di antara suku-suku Dayak. Proyek film ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi suku-suku lainnya untuk belajar dari sejarah tersebut dan menemukan solusi damai bagi konflik mereka.

Baca Juga: Bimtek PDI Perjuangan Balikpapan: Sorotan Terhadap Kompleksitas Politik dan Isu Vital IKN

Akmal Malik, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, menyambut baik inisiatif pembuatan film ini. Dia menegaskan dukungan pemerintah daerah atas peningkatan eksposur kebudayaan suku Dayak di kancah internasional.

"Film ini adalah jendela bagi dunia untuk mengenal keeksotisan budaya suku Dayak. Kami berharap film ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Borneo," ujar Akmal Malik dalam audensi pembuatan film "Dayak" di Rumah Jabatan Gubernur.

Dalam film ini, rencananya aktor ternama seperti Iko Wais, Joe Taslim, Julie Estelle, dan Pevita Pearce akan memerankan tokoh-tokoh nasional, tokoh budaya, dan tokoh-tokoh penting lainnya yang menjadi bagian integral dari sejarah dan peristiwa suku Dayak. Film ini tidak hanya mengundang penonton untuk menyaksikan cerita epik, tetapi juga untuk merenungkan nilai-nilai budaya yang berharga dalam masyarakat Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.