Ketahanan Pangan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN)

Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (NFA), Sarwo Edhy, menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai aspek utama yang harus diperhatikan dalam perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam perspektifnya, aspek ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari ketahanan nasional.
Menurut Sarwo, pemerintah telah menyediakan 19 Unit Gudang Bulog dengan kapasitas total 60.000 ton di sekitar IKN untuk mendukung kebutuhan pangan daerah. Namun, jika kapasitas tersebut masih kurang, upaya untuk meningkatkan stok dan infrastruktur yang mendukung ketahanan pangan akan diperjuangkan.
Saat perpindahan ibu kota ke IKN pada tahun mendatang, Sarwo menjelaskan bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama. Badan Pangan Nasional siap mendukung upaya mencapai ketahanan pangan yang optimal di IKN, mengingat peningkatan jumlah penduduk yang diperkirakan akan terjadi.
Sebagian besar kebutuhan pangan di Kalimantan Timur saat ini masih dipasok dari daerah lain seperti Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Jawa Timur. Produksi beras di Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2023 mengalami penurunan, menurut data BPS.
Untuk menjaga ketahanan pangan, diharapkan produksi pangan di Kalimantan Timur dapat ditingkatkan. NFA juga berharap agar alih fungsi lahan dapat dikurangi, memastikan lahan pertanian dan perkebunan tetap berkelanjutan guna menjaga ketahanan pangan nasional.
Kepala Badan Pangan Nasional (NFA), Arief Prasetyo, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan produksi pangan mencukupi. Langkah untuk meningkatkan stok dan produksi pangan akan ditekankan untuk mendukung ketahanan pangan di IKN.
Baca Juga: Ibu Kota Nusantara (IKN) Mendorong Pertumbuhan Sejumlah Sektor Bisnis
Sekda Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono, menyebutkan bahwa terdapat lima kawasan pertanian yang menjadi fokus untuk menopang kebutuhan pangan di wilayah IKN. Kelima kawasan ini telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2021-2026.
Melalui langkah-langkah seperti ini, diharapkan ketahanan pangan di IKN dapat dijaga dengan baik, menjamin ketersediaan pangan yang cukup untuk penduduk dan mendukung kelangsungan dan keberlangsungan IKN sebagai ibu kota baru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









