Bantuan Keuangan Dorong Pengembangan Program Desa Korporasi Ternak: Langkah Strategis Anwar Sanusi untuk Pemerintahan Desa di Kaltim

Anwar Sanusi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, melalui Kabid Pemerintahan Desa dan Kelurahan - Dakwan Diny, memastikan kebijakan Pemberian Bantuan Keuangan (Bankeu) terhadap 841 desa di Provinsi Kalimantan Timur akan memberikan dorongan signifikan bagi Program Desa Korporasi Ternak (PDKT). Diny menjelaskan detail kebijakan ini dalam sebuah Focus Group Discussion tentang PDKT yang digelar di Hotel Grand Senyiur, Balikpapan.
Pada tahun 2024, Bankeu akan difokuskan pada Pemberdayaan Masyarakat Desa, terutama di bidang Pertanian dan Peternakan. Besaran Bankeu juga telah ditetapkan dengan berdasarkan 15 parameter kegiatan yang telah dirumuskan, mengalami peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya.
"Kami yakin kebijakan Bankeu tahun 2024 akan mendukung langkah strategis Pemerintahan Desa dalam mendorong Program Desa Korporasi Ternak. Program ini menjadi bagian vital dalam memajukan sektor pertanian dan peternakan di desa-desa Kaltim," ungkap Dakwan Diny.
Baca Juga: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati: Menghormati Peran Guru sebagai Pilar Pendidikan
Desa Korporasi Sapi adalah inisiatif transformasi kelembagaan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan peternak. Program ini menawarkan integrasi dari hulu ke hilir, memiliki skala ekonomi luas, dan berorientasi pada profitabilitas.
"Langkah ini menjadi penting, terutama dengan Kabupaten Penajam Paser Utara yang berupaya meningkatkan populasi dan produksi sapi sebagai bagian dari upaya Kementerian Pertanian. Program Desa Korporasi Ternak adalah langkah strategis bagi pembangunan ekonomi di wilayah desa," jelasnya.
Diketahui bahwa program ini awalnya digagas pada tahun 2020 di 5 lokasi di Indonesia, termasuk NTT, NTB, Sulawesi Selatan, Lampung, dan Jawa Timur, dan berkembang hingga 9 kawasan di tahun 2021, dengan Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai salah satunya di Kalimantan Timur. Langkah ini memberikan dorongan kuat bagi sektor pertanian dan peternakan di wilayah tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









