Wakil Ketua DPRD Balikpapan Protes Rencana Pembangunan Makam Khusus ASN: 'Bertentangan dengan Prinsip Kesetaraan

Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono, menyatakan ketidaktahuannya terkait rencana pembangunan makam khusus untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Balikpapan. Menurutnya, setiap rencana pembangunan harus melalui persetujuan DPRD, dan rencana pembangunan makam ASN tidak pernah masuk dalam perencanaan yang disetujui.
Budiono menegaskan ketidaksetujuannya terhadap pembangunan makam khusus ASN, menyebutnya terlalu eksklusif dan diskriminatif. Baginya, di hadapan Tuhan, semua sama, tanpa membedakan status sebagai ASN atau warga sipil.
"Pembedaan dalam pemakaman seharusnya hanya terkait dengan sisi religi atau budaya seperti pemakaman Kristen, Muslim, atau China. Pengecualian pemakaman khusus seharusnya hanya untuk para pahlawan sebagai penghargaan atas jasa mereka," ungkapnya.
Baca Juga: Sekda Kutai Kartanegara Buka Rakerda UKS: Meningkatkan Kesadaran Kesehatan di Lingkungan Pendidikan
Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Balikpapan, Edy Gunawan, mengungkapkan rencana pembangunan taman Makam Pahlawan Bahagia yang diperuntukkan bagi pejabat daerah, termasuk dari unsur pemerintahan dan instansi vertikal.
Menurut Edy, taman makam tersebut akan diperluas di kawasan Taman Makam Pahlawan Dharma Agung Balikpapan. Namun, Budiono menyoroti bahwa rencana ini bertentangan dengan prinsip kesetaraan, menegaskan bahwa perlakuan yang spesifik terhadap ASN tidak seharusnya dilakukan dalam konteks pemakaman yang seharusnya bersifat inklusif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









