Kaltim

Provinsi Kaltim Siap Jadi Mitra IKN: Sri Wahyuni Ungkap Rencana Besar Transformasi Energi dan Ekonomi

Ragil Anggriani | 24 November 2023, 09:53 WIB
Provinsi Kaltim Siap Jadi Mitra IKN: Sri Wahyuni Ungkap Rencana Besar Transformasi Energi dan Ekonomi

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, mengungkapkan rencana besar Pemerintah Provinsi Kaltim untuk menjadi mitra utama Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan fokus pada transformasi energi dan ekonomi pada tahun 2024.

Menurut Sri Wahyuni, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2023 tentang Ibu Kota Nusantara menegaskan bahwa provinsi di Kalimantan, termasuk Kalimantan Timur, menjadi mitra IKN. Ini artinya, Kaltim bukan hanya daerah penyangga, melainkan menjadi mitra pertama yang terkoneksi dan menyuplai kebutuhan IKN.

"Dalam konteks ini, pertanyaannya bagi Kaltim adalah apa yang bisa kita kontribusikan untuk IKN? Dan apa yang bisa IKN dapatkan dari daerah mitra sesuai dengan karakter dan potensi komoditas yang dimiliki," jelas Sri Wahyuni dalam Focus Group Discussion (FGD) Identifikasi Lahan dan Hilirisasi Industri Kaltim di Hotel Harris Samarinda.

Baca Juga: Pj Bupati PPU Dorong Kepatuhan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara sebagai Upaya Pemberantasan Korupsi

Sri Wahyuni menekankan pentingnya ketersediaan dan ketahanan pangan serta hubungan yang baik antara kabupaten-kota di Kaltim dengan IKN. Ini termasuk potensi dalam sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kelautan, perikanan, perdagangan, dan industri lainnya.

Langkah besar transformasi energi dan ekonomi ini mendapat dukungan dari GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit), yang berfokus pada pengembangan wilayah sekitar IKN.

Pada tahun 2024, dilakukan MoU bersama GIZ untuk melakukan kajian bersama, melibatkan Bappeda Kaltim, akademisi, serta kabupaten-kota terkait. Sri Wahyuni berharap kajian yang melibatkan berbagai pihak ini tidak hanya berupa informasi potensial, tetapi juga kolaborasi dalam produksi dan lokasi yang tepat.

"Dalam FGD ini, kami berharap mendapat informasi awal tentang potensi komoditas dan kebutuhan produksi bersama dari peserta kabupaten-kota," tambahnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.