Dugaan Tumpahan BBM di Anak Sungai Mahakam, Samarinda: Warga Resah dengan Aroma Minyak yang Mengganggu

Sebagian warga Samarinda, terutama di kawasan anak Sungai Mahakam seperti Sungai Manggis dan Sungai Pasar Ijabah, dihebohkan dengan adanya dugaan tumpahan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar. Taufik Hidayat (24), seorang warga lokal, mengungkapkan bahwa aroma minyak telah tercium sejak Sabtu (18/11/2023) sore lalu.
"Hari Sabtu, jam 3 sore, aroma minyak tercium sangat kuat, kemudian hilang, namun pada jam 5 sore, aroma tersebut kembali tercium," ujarnya saat diwawancara.
Meskipun tidak pasti jenis minyak yang tumpah, Taufik menduga bahwa aroma yang tercium adalah mirip dengan BBM jenis solar. Pada hari berikutnya, aroma tersebut mulai berkurang, namun masih tercium di sejumlah lokasi sekitar sungai.
"Mengganggu waktu tidur karena aroma yang sangat kuat, bahkan sampai ke Pasar Ijabah," tambahnya.
Keberadaan minyak tersebut mengakibatkan ketidaknyamanan bagi masyarakat lokal, terutama saat menggunakan air sungai untuk kebutuhan mandi dan mencuci.
Rian (29), warga lain di sekitar area yang sama, juga mengonfirmasi adanya aroma yang tidak sedap dan dugaan tumpahan minyak. "Kita juga merasa ada bau yang tidak enak, awalnya kita bingung, tapi memang terlihat seperti ada minyak yang tumpah," ungkapnya.
Warga merasakan gangguan ini dalam beberapa hari terakhir dan berharap adanya tindakan cepat serta penanganan dari pihak berwenang untuk mengatasi dampak dari dugaan tumpahan BBM yang mengganggu kehidupan sehari-hari mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









