Mengawal Karya Nusantara: Konferensi Internasional Kesusastraan XXXII dan Munas HISKI XII Soroti Era Digitalisasi

Lantai 3 Gedung Prof. Masjaya, M.Si., Universitas Mulawarman menjadi saksi megah bagi pembukaan Konferensi Internasional Kesusastraan XXXII dan Munas Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) XII. Acara yang dipersembahkan oleh Ketua Panitia, Prof. Susilo, M.Pd., mempertemukan tokoh-tokoh sastra terkemuka serta peserta Munas HISKI dalam sebuah acara yang dijanjikan akan menghadirkan sorotan terhadap digitalisasi sastra Nusantara.
Prof. Susilo, dalam sambutannya, menyoroti persiapan yang telah dilakukan selama satu tahun terakhir. Dengan tema "Digitalisasi Sastra Nusantara", kesempatan ini dianggap vital mengingat Kaltim tengah menjadi pusat perhatian lewat pembangunan IKN di daerah Sepaku.
"Kenapa digitalisasi? Karena anak-anak muda kita kini terlibat erat dengan teknologi, dan di situlah potensi untuk melihat kekayaan sastra lisan," ungkapnya dengan semangat.
Baca Juga: Menggali Peran dan Tanggung Jawab Tersembunyi Manajer dalam Mewujudkan Kesuksesan Tim
Dalam nuansa penuh kehangatan, Prof. Susilo juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, sambil berharap agar acara ini memberikan pengalaman yang berkesan bagi setiap individu yang hadir.
Sementara itu, Ketua Komisariat HISKI Kaltim, Prof. Dr. H. Yusak Hudiyono, M.Pd., turut menyampaikan kebanggaannya atas kesempatan menjadi tuan rumah untuk konferensi bergengsi ini. Ia mendorong seluruh komisariat dari berbagai daerah untuk memanfaatkan kesempatan ini, terutama dalam pelaksanaan munas keesokan harinya.
Antusiasme dan semangat membara memenuhi ruang Konferensi Internasional Kesusastraan XXXII dan Munas HISKI XII, memperlihatkan betapa pentingnya memajukan sastra Nusantara di era digitalisasi ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









