Pemilik mobil yang mengalami kejadian mengejutkan ini segera berkoordinasi dengan para relawan setempat untuk menangkap ular yang berada di mesin mobilnya. Jayus, anggota TRC-ITS, mengungkapkan bahwa ular piton tersebut awalnya terlihat di bawah mobil sebelum naik ke mesin.
Dalam upaya penangkapan, anggota Samarinda Animal Rescue (SAR) bersama TRC-ITS menghadapi tantangan besar. Ular berada di posisi yang sulit di dalam mesin, membutuhkan kehati-hatian ekstra dalam penangkapannya karena jenis ular ini dapat menyerang jika merasa terganggu.
Baca Juga: Minimnya Sarana di Sekolah-Sekolah Mahulu Menghambat Kemajuan Pendidikan
Setelah upaya yang sulit selama 30 menit, tim berhasil menangkap ular piton dengan berbekal tongkat. Meski tidak berbisa, ular ini memiliki gigitan dan lilitan yang dapat membahayakan. Ular dengan panjang 3 meter dan berat sekitar 20 kilogram ini berhasil diamankan ke posko Damkar setelah keluar dari mesin mobil dan mulutnya dilekatkan.
Keberhasilan menangkap ular tersebut menjadi contoh kolaborasi yang efektif antara relawan dan masyarakat dalam menangani kejadian mendadak yang berpotensi membahayakan, mengamankan tidak hanya harta benda tetapi juga keselamatan warga sekitar.