Kutai Kartanegara Raih Predikat Madya Penilaian Kota Layak Anak untuk Keempat Kalinya.

Kabupaten Kutai Kartanegara telah berhasil meraih predikat madya dalam Penilaian Kabupaten Kota Layak Anak (KLA) tahun 2023 untuk keempat kalinya. Predikat madya ini adalah prestasi gemilang yang diperoleh melalui upaya keras Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar.
"Sudah empat tahun berturut-turut kita meraih predikat madya. Kita ingin segera mendapat predikat utama di tahun depan," ujar Kepala DP3A Kukar, Bambang Arwanto.
DP3A Kukar telah memulai persiapan untuk mencapai predikat utama dalam KLA. Salah satu langkah penting yang diambil adalah studi banding ke beberapa kota yang sudah meraih predikat utama.
Baca Juga: Disdikbud Kutai Kartanegara Meluncurkan Kembali Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
"Beberapa waktu lalu, kita berkunjung ke Yogyakarta yang telah meraih predikat utama. Kita sudah mempelajari variabel-variabel yang harus kita standarisasi," kata Bambang.
Variabel-variabel yang perlu disempurnakan mencakup layanan anak, kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai pihak, serta pembangunan taman yang ramah anak. "Variabel lainnya sudah cukup baik, tetapi beberapa aspek masih perlu ditingkatkan. Penambahan variabel yang diperlukan mungkin lebih terkait dengan taman yang ramah anak. Inilah yang perlu kita persiapkan," ungkap Bambang.
Kabupaten Kutai Kartanegara saat ini sudah memiliki dua variabel yang telah di standarisasi, yaitu ruang belajar ramah anak dan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA). Namun, jumlahnya masih terbatas, dan upaya akan dilakukan untuk meningkatkannya di masa mendatang.
Baca Juga: Mendorong Pemkab Berau untuk Mencapai Pertumbuhan PAD yang Lebih Tinggi
"Terutama dengan melibatkan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kukar dalam upaya pembangunan taman yang ramah anak," tambahnya.
Beberapa taman yang telah dibangun oleh perusahaan-perusahaan melalui Corporate Social Responsibility (CSR) juga akan diubah menjadi taman-taman yang memenuhi standar RBRA.
"Pembangunan taman yang ramah anak ini adalah implementasi dari kebijakan pemerintah daerah dalam memperhatikan kebutuhan anak," tambah Bambang.
Visualisasi dan pelaksanaan jargon/motto kepedulian terhadap kebutuhan anak sangat penting. Selain kebijakan, perlu juga menunjukkan kepada masyarakat bahwa kebijakan tersebut telah diimplementasikan.
Baca Juga: Sales Riding - Mulailah Bisnis Anda tanpa Modal Besar dan Bagi Hasil hingga 40%
DP3A Kukar semakin gencar dalam upaya meraih predikat utama, terutama dengan rencana pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Perempuan dan Anak yang direncanakan pada tahun 2024. Saat ini, perekrutan tenaga teknis untuk mengisi MPP telah dimulai.
"Dengan rencana pembangunan MPP Perempuan dan Anak ini, kami optimis bisa meraih predikat utama dalam menjadikan Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai Kabupaten Layak Anak," tutup Bambang.
Kabupaten Kutai Kartanegara menunjukkan tekad kuat untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi generasi muda mereka. Predikat madya KLA adalah tonggak awal menuju prestasi utama yang mereka harapkan di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









