Kaltim

Perkiraan Produksi Beras Kaltim Hingga Akhir 2023: 125.227 Ton Kepemilikan Petani

Ragil Anggriani | 8 November 2023, 14:43 WIB
Perkiraan Produksi Beras Kaltim Hingga Akhir 2023: 125.227 Ton Kepemilikan Petani

Kalimantan Timur, yang dikenal sebagai salah satu provinsi di Indonesia dengan potensi pertanian yang kuat, terus mendorong produksi beras di wilayah tersebut. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur memproyeksikan produksi beras pada tahun 2023 akan mencapai 125.227 ton. Angka ini mencakup periode dari Januari hingga September, yang melaporkan produksi sebesar 116.830 ton, ditambah dengan potensi produksi dari Oktober hingga Desember sekitar 8.400 ton.

Sebagian besar beras ini merupakan hasil konversi dari gabah kering giling (GKG) yang diproduksi oleh para petani di Kaltim sepanjang tahun 2023. Proyeksi tersebut berdasarkan gabah kering giling sebanyak 215.290 ton, yang diolah menjadi beras siap konsumsi.

Namun, proyeksi produksi beras pada tahun 2023 mengalami penurunan sebesar 14.040 ton, atau sekitar 10,08 persen, jika dibandingkan dengan tahun 2022 yang mencapai 139.270 ton. Sementara produksi GKG juga mengalami penurunan sebesar 24.130 ton, atau 10,08 persen, dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 239.420 ton.

Baca Juga: Peningkatan Kapasitas Koperasi: Dinas Perindagkop Kaltim Gelar Pelatihan Rapat Anggota Tahunan

Selama tahun 2022 dan 2023, produksi padi di Kalimantan Timur mencapai puncaknya pada bulan Maret, dengan produksi GKG mencapai 60.670 ton. Sedangkan produksi padi terendah diperkirakan terjadi pada bulan Desember, dengan hanya sekitar 0.810 ton GKG.

Tiga kabupaten/kota di Kaltim dengan total produksi padi tertinggi pada tahun 2023 adalah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser. Mereka memiliki kontribusi signifikan dalam memastikan pasokan beras di provinsi ini tetap kuat.

Di sisi lain, tiga kabupaten/kota dengan produksi padi terendah adalah Kota Bontang, Kota Balikpapan, dan Kabupaten Mahakam Ulu. Meskipun berkontribusi lebih kecil dalam produksi, mereka memiliki peran penting dalam memitigasi tantangan penurunan produksi di beberapa wilayah.

Baca Juga: Masyarakat Kelurahan Simpang Pasir Samarinda Diberikan Pendidikan Manajemen Pengelolaan Sampah yang Bernilai

Sepanjang September 2023, Kaltim berhasil menghasilkan sekitar 200.850 ton gabah kering giling (GKG). Kabupaten Kutai Kartanegara memimpin dalam produksi GKG dengan jumlah sekitar 106.410 ton, diikuti oleh Penajam Paser Utara dengan 44.120 ton, dan Kabupaten Paser dengan 26.370 ton GKG.

Meskipun produksi padi selama periode Januari-September 2023 ini mengalami penurunan sebesar 9.970 ton GKG, atau sekitar 4,73 persen, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022, terdapat beberapa kabupaten/kota di Kaltim yang berhasil meningkatkan produksi padi, seperti Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Mahakam Ulu, dan Kabupaten Kutai Barat.

Penurunan produksi padi pada tahun 2023 terutama dipengaruhi oleh beberapa wilayah sentra seperti Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara. Meskipun demikian, proyeksi produksi beras yang tetap tinggi menjadi langkah penting dalam memastikan pasokan beras yang stabil di Kaltim, dan mengatasi penurunan produksi adalah prioritas utama bagi pemerintah setempat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.