Melihat Kemajuan, Presiden Jokowi Ajak 100 CEO Kunjungi Persemaian Mentawir

Persemaian Mentawir, sebuah proyek yang bertujuan untuk menyediakan bibit pohon guna rehabilitasi lahan dan pemulihan lingkungan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), menjadi tujuan kunjungan Presiden Joko Widodo bersama sejumlah menteri dan pejabat terkait.
Acara kunjungan ini dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN, Erick Thohir, dan Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, pada Kamis (2/11/2023).
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengajak 100 CEO perusahaan untuk bersama-sama berkomitmen dalam menjaga kota hijau. "Jadi komitmen kita terhadap kota hijau itu betul-betul serius," ungkap Jokowi.
Baca Juga: Masyarakat Diajak S3 Saat Memerangi Hoax di Media Sosial Jelang Pemilu 2024
Persemaian Mentawir memiliki luas total 22 hektar, yang terbagi menjadi 16 hektar untuk fasilitas persemaian dan 6 hektar untuk sumber air baku, dengan kapasitas produksi bibit mencapai 16 juta batang per tahun.
Pohon-pohon yang ditanam di persemaian ini memiliki tujuan untuk mengundang satwa dan burung-burung kembali ke habitat aslinya di kawasan IKN. Presiden Jokowi menyempatkan diri untuk berkeliling dan melihat fasilitas serta bibit pohon di lokasi persemaian tersebut.
Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pembangunan IKN akan dimulai dengan rehabilitasi hutan yang ada, sehingga area di IKN dan sekitarnya dapat kembali berfungsi sebagai hutan tropis. "Pemerintah sangat serius dalam membangun Ibu Kota Negara Nusantara sebagai kota hijau," ujar Jokowi.
Di Persemaian Mentawir, saat ini dikembangkan 48 jenis pohon yang nantinya akan ditanam di kawasan IKN. Apabila penghijauan di IKN sudah mencukupi, bibit pohon hasil dari persemaian Mentawir juga akan digunakan untuk penghijauan, tidak hanya di IKN tetapi juga di wilayah Kalimantan.
Selanjutnya, Presiden Jokowi diagendakan untuk menghadiri acara Kompas 100 CEO Forum yang akan diselenggarakan di Kawasan IKN. Dalam acara ini, para CEO perusahaan akan berdiskusi dan berkomitmen untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara dan menjaga komitmen terhadap konsep "kota hijau".
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









