Kaltim

Ekspor Kaltim September 2023 Alami Penurunan

Ragil Anggriani | 19 Oktober 2023, 05:50 WIB
Ekspor Kaltim September 2023 Alami Penurunan

Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat penurunan dalam ekspor pada bulan September 2023, mengalami penurunan sebesar 5,88 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Agustus 2023. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, nilai ekspor Provinsi tersebut turun dari US$2.023,31 juta menjadi US$1.904,41 juta.

Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Kaltim, Marinda Dama Prianto, menjelaskan bahwa penurunan nilai ekspor ini disebabkan oleh penurunan nilai ekspor migas dan nonmigas masing-masing sebesar 24,28 persen dan 3,00 persen. Ini menunjukkan dampak yang signifikan terutama pada sektor migas.

Secara kumulatif, nilai ekspor migas Kaltim selama periode Januari hingga September 2023 mencapai US$1,95 miliar, mengalami penurunan sebesar 7,12 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022. Sementara itu, nilai ekspor nonmigas mencapai US$18,46 miliar.

Baca Juga: Optimalkan Komoditi Aren Genjah Melalui Pertanian Organik

Pada bulan September 2023, terjadi peningkatan nilai ekspor nonmigas terbesar, terutama pada barang bahan bakar mineral yang naik sebesar US$40,99 juta atau sekitar 3,11 persen. Di sisi lain, terdapat penurunan nilai terbesar pada golongan barang lemak dan minyak hewani/nabati sebesar US$118,04 juta, menunjukkan penurunan signifikan sekitar 33,27 persen.

Dalam periode Januari hingga September 2023, Tiongkok tetap menjadi negara tujuan ekspor utama dengan pangsa terbesar, menyumbang nilai ekspor sebesar US$5.908,56 juta atau sekitar 32,00 persen. Kemudian diikuti oleh India dengan nilai ekspor sebesar US$2.565,69 juta (13,90 persen), dan Filipina dengan nilai sebesar US$1.766,21 juta (9,57 persen).

Sektor ekspor nonmigas di Kaltim mengalami penurunan sebesar 24,71 persen sepanjang periode Januari hingga September 2023 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022. Penurunan ini didorong oleh penurunan ekspor hasil tambang sebesar 24,53 persen dan ekspor hasil industri sebesar 25,84 persen.

Baca Juga: Dukung Ketahanan Ekonomi Kaltim, DPMPTSP Gelar Sosialisasi Permen No 1 Tahun 2022

Tiga pelabuhan yang memberikan kontribusi terbesar terhadap total nilai ekspor Provinsi Kaltim pada September 2023 adalah Pelabuhan Samarinda (US$464,88 juta), Pelabuhan Balikpapan (US$454,93 juta), dan Pelabuhan Bontang (US$341,98 juta).

Penurunan ekspor di bulan September ini menunjukkan tantangan dalam perdagangan internasional yang perlu diperhatikan oleh pemerintah dan pelaku bisnis di Kalimantan Timur.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.