Pupuk Kaltim Membangun Pabrik di Papua Barat untuk Memperkuat Kedaulatan Pangan Nasional

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) telah menegaskan komitmennya dalam rangka memperingati Hari Pangan 2023 dengan langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan pangan nasional. Salah satu tindakan nyata yang diambil oleh Pupuk Kaltim adalah pembangunan pabrik pupuk di kawasan industri Fakfak, Papua Barat.
Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, menyatakan, "Pabrik pupuk ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diharapkan selesai pada tahun 2027." Pabrik ini direncanakan mampu memproduksi 1,15 juta ton pupuk urea dan 825 ribu ton amonia setiap tahun, yang akan memenuhi sebagian besar kebutuhan pupuk nasional.
Soesilo menjelaskan bahwa upaya ini juga sejalan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar pabrik, serta mendorong pemerataan pembangunan di Indonesia Timur.
Baca Juga: Harga TBS Kelapa Sawit di Kaltim Turun Pada Periode 1-15 Oktober 2023
Selain pembangunan pabrik pupuk, Pupuk Kaltim terus mengimplementasikan inovasi dan program binaan untuk petani di seluruh Indonesia. Salah satu program tersebut adalah "Makmur," yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani melalui pendampingan dan penyediaan pupuk berkualitas.
Soesilo menyebutkan, "Melalui program Makmur, kami telah berhasil membina lebih dari 17 ribu petani di 48 ribu hektar lahan." Hasilnya, produktivitas dan pendapatan petani meningkat secara signifikan, yakni rata-rata 35 persen dan 52 persen, berturut-turut. Program ini juga akan diteruskan dan dikembangkan di berbagai wilayah, termasuk Sulawesi, Kalimantan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, NTB, NTT, dan Papua Barat.
Budi menambahkan bahwa Pupuk Kaltim juga memastikan ketersediaan dan distribusi pupuk di Indonesia tetap aman. Hingga September 2023, stok pupuk di gudang-gudang Pupuk Kaltim mencapai 258 ribu ton urea bersubsidi, 46 ribu ton NPK Phonska, dan 10 ribu ton NPK Formula Khusus.
Baca Juga: Pemprov Kaltim dan DPRD Sahkan Ranperda Pajak Daerah dan Retribusi Jadi Perda
"Kami memiliki tanggung jawab untuk menjaga kesejahteraan para petani sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional," tegas Soesilo.
Pupuk Kaltim menjunjung tinggi peran penting ketahanan pangan dalam memastikan kesejahteraan rakyat Indonesia dan terus berkontribusi dalam upaya memperkuat kedaulatan pangan nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









